Brigadir J Ditembak Mati

Kamaruddin Yakin Berkas Kasus Ferdy Sambo Lengkap, Keluarga Teken 110 Lembar BAP, Segera Disidangkan

Sebanyak 11 orang sebagai saksi telah diperiksa terkait kematian Brigadir Yosua Hutabarat. Bareskrim Polri turun ke Jambi.

HO
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak saat berada di Jambi. Kabar terbaru Kamaruddin menyebutkan ada peran anggota DPR RI melobi Istana agar membantu Ferdy Sambo 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 11 orang sebagai saksi telah diperiksa terkait kematian Brigadir Yosua Hutabarat

Bareskrim Polri turun ke Jambi untuk melakukan pemeriksaan kepada keluarga Brigadir Yosua. 

Mereka yang diperiksa adalah Samuel Hutabarat, Rosti Simanjuntak, Yuni Hutabarat, Devi Hutabarat, dan Reza Hutabarat.

Lalu dua orang bibi Yosua, Rohani Simanjuntak dan Roslin Simanjuntak.

Serta kekasih almarhum Yosua, Vera Simanjuntak, Sangga Sianturi dan 2 orang perawat.

Pada pemeriksaan kali ini mereka didampingi langsung oleh kuasa hukum keluarga yakni, Kamaruddin Simanjuntak, Nelson Simanjuntak, dan Martin Simanjuntak.

Dari keterangan Kamaruddin Simanjuntak, ia memberi sinyalemen bahwa berkas perkara Fredy Sambo di kejaksaan akan segera P21 alias lengkap.

"Iya, ini untuk menandatangani perbanyakan BAP yang dulu, terkait kasus tersangka Ferdy Sambo dan kawan-kawan, tentang pasal 340 KUHP, Jo Pasal 338 KUHP, Jo Pasal 55 & 56 KUHP," kata Kamarudin, saat selesai mendampingi pihak keluarga, kemarin.

Kamaruddin menjelaskan, kedatangannya ini untuk mendampingi pihak keluarga dalam memperbanyak lembar berita acara pemeriksaaan (BAP).

“Dan ini sekaligus meminta tanda tangan 11 saksi atas kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo. Kami datang mendampingi penyidik dan saksi," katanya.

"Jadi kalau ditotal tadi ada sekira 110 BAP baru yang dibuat dan ditandatangani basah," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Batak Sinanggar Tullo By Titin Ginting

Baca juga: Kapolsek Lumban Julu Berbagi Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Mengingatkan, Polri telah menyerahkan perkara ini ke Kejaksaan. Hanya saja oleh kejaksaan dinyatakan belum lengkap sehingga dikembalikan.

Sebelumnya Direktorat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia berkomitmen bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri agar tidak lagi ada pengembalian berkas perkara para tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, pihaknya berkomitmen berkas perkara atas nama Ferdy Sambo dan 4 tersangka lain hanya akan dikembalikan satu kali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved