Berita Sumut

Puluhan Penderita Kusta Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur, Ini Tuntutan Mereka

Penderita kusta yang mayoritas juga merupakan penyandang disabilitas itu mendatangi kantor Gubernur Sumut sembari membawa poster bertuliskan tuntutan.

Tribun Medan/Rechtin Hani Ritonga
Sebanyak 30-an penderita penyakit kusta mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara, di Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (26/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sebanyak 30-an penderita kusta mendatangi kantor Gubernur Sumatera Utara, di Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (26/9/2022).

Penderita kusta yang mayoritas juga merupakan penyandang disabilitas itu mendatangi Kantor Gubernur Sumut sembari membawa poster yang bertuliskan berbagai macam tuntutan.

Di antaranya para penderita kusta itu menuntut terkait perubahan sistem aliran listrik menjadi token, biaya bantuan pascameninggal dunia, serta perubahan jatah tanggunan untuk anak hingga usia 21 tahun.

Baca juga: DIDAKWA Korupsikan Uang Makan WBS, Eks Kepala UPT Kusta Sicanang Diadili

"Kami ini mengadu nasib ke kantor gubernur. Kami menuntut seperti jatah listrik dan jatah anak kami yang awalnya kalau sudah berkeluarga atau menikah baru disetop, tapi sekarang peraturannya begitu 21 tahun tidak lagi," kata seorang penderita kusta, Sukirman, Senin.

Ia mengatakan, Dinas Sosial akan memberhentikan tanggungan untuk anak penderita kusta yang berusia di atas 21 tahun.

"Rencana mereka Bulan Oktober ini baru diberhentikan, sudah ada 30 yang akan diberhentikan," ujarnya.

Warga penderita kusta lainnya, Irham mengatakan pihaknya juga ingin menyampaikan terkait bantuan usai meninggal dunia yang biasanya diberikan selama tiga bulan.

Baca juga: PENDERITA KUSTA SICANANG Harap Wali Kota Bobby Nasution Melihat Kondisi Mereka dan Berikan Bantuan

"Kalau kami meninggal dunia 3 bulan itu masih berjalan (jatah bantuan). Tujuannya kalau kami sakit dan dirawat di rumah sakit itu untuk biaya berobat atau kalau ada utang piutang. Tapi ini mau disetop. Begitu meninggal langsung disetop jatahnya. Jadi kami hadir di sini karena itu," bebernya.

Saat mendatangi kantor gubernur, perwakilan penderita kusta diterima dan beraudiensi dengan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumut, Basarin Yunus Tanjung, Kepala UPT Panti Eks Kusta Sicanang, Lamhot Pasaribu, dan jajaran Dinas Sosial.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved