Breaking News:

Berita Sumut

KETUA DPRD Ini Mengaku Tak Mampu Mengatur Anggotanya, dan Mengajak Masyarakat Jangan Pilih Lagi

Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengaku tak mampu mengatur anggota DPRD lainnya untuk mengikuti rapat musyawarah pengesahan Anggaran P-APBD tahun 2022

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani mengaku tak mampu mengatur anggota DPRD lainnya untuk mengikuti rapat musyawarah pengesahan Anggaran P-APBD tahun 2022.

Dirinya hanya bisa sebatas mengundang para anggota dewan untuk mengikuti rapat musyawarah tersebut.

"Saya hanya bisa mendekatkan diri secara emosional untuk hadir terhadap sidang - sidang rapat dalam bentuk undangan, " Ujarnya kepada massa aksi.

"Sudah saya telfon, saya WA, saya jumpai. Hanya itulah batas kemampuan saya sebagai manusia biasa yang menjabat sebagai ketua DPRD, " Sambungnya.

Dirinya pun menegaskan tidak bisa ikut campur dalam kegiatan 35 anggota DPRD yang secara umum dilindungi oleh Undang - Undang.

Undangan selalu kami sampaikan, tapi jawaban mereka selalu 'siap' (jawaban anggota dewan). Saya himbau secara lisan, 'siap ketua' . Kalau kenyataannya mereka tidak hadir, itu adalah hak konstitusi mereka yang di lindungi oleh Undang - Undang, " Jelasnya.

Dirinya pun membanding - bandingkan dirinya dengan institusi lainnya yang memiliki kewenangan penuh terhadap para anggotanya.

"Saya ini ibaratnya ketua kelas. Berbeda dengan Kapolres. Pak Kapolres itu komandan. Saya bukan komandan disini. Saya ketua kelas disini. Maka pimpinan di DPRD sifatnya kolektif, kolega, " Tegasnya.

Adapun langkah yang akan dilakukan DPRD Dairi adalah dengan melaporkan rekap absensi rapat musyawarah tersebut ke Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Dairi.

"Saya selaku Ketua DPRD akan menyampaikan kepada Sekretaris Dewan untuk merekap , siapa - siapa saja anggota DPRD yang tidak hadir. Sehingga rekap tersebut akan kita sampaikan kepada badan kehormatan DPRD Dairi, maka badan kehormatan DPRD Dairi akan memproses untuk mendapat evaluasi kedepan , " Sebutnya.

Mendengar ucapan tersebut, massa aksi kemudian sepakat untuk tidak memilih kembali wakil rakyat yang tidak ingin mengikuti rapat.

Sabam Sibarani pun mengajak kepada masyarakat untuk memilih wakil rakyat yang benar - benar berjuang untuk kepentingan masyarakat.

"Sampaikan kepada masyarakat, jangan pilih wakil rakyat yang tidak memperjuangkan aspirasi rakyat. Jangan pilih wakil rakyat di tahun 2024, yang notabennya karena sesuatu hal. Tapi pilih lah dia karena besok berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat, " Tutupnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved