Breaking News:

Viral Medsos

Pria 15 Tahun Diikat, Disirami Pertalite, Lalu Dibakar, AKBP Juda Tampubulon: Pelaku Sudah Ditangkap

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Juda Trisno Tampubulon melalui Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan, AKP Sarmadi

Editor: Abdi Tumanggor
dok.polres bengkulu selatan
Lokasi pembakaran pria remaja berusia 15 tahun di salah satu kebun durian di Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Remaja 15 Tahun Diikat, Disiram Pertalite, Lalu Dibakar, AKBP Juda Trisno Tampubulon: Pelaku Sudah Ditangkap.

Seorang remaja berusia 15 tahun di Bengkulu Selatan diikat di pohon lalu dibakar.

Motifnya gara-gara dituduh mencuri ponsel milik seorang warga berinisial HA (40) di Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu, Sabtu (24/9/2022) kemarin.

Akibatnya, korban alami luka bakar parah dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Juda Trisno Tampubulon melalui Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan, AKP Sarmadi mengatakan, kejadian ini awalnya dilaporkan oleh orangtua korban ke polisi.

“Barawal dari laporan dari orangtua korban bernama Erwan Budi Saputra (34),” katanya, Selasa (27/9/2022).

"Penganiayaan terhadap korban berawal saat tersangka HA (40) membakar korban dengan menggunakan minyak petralite di kebun durian milik terlapor,"jelasnya.

Pelaku menuduh korban telah mengambil satu unit handphone miliknya.

Pelaku terlebih dahulu mengikat korban dengan karet ban di pohon kayu yang ada di kebun durian tersebut, setelah disirami pertalite lalu dibakar. Kemudian pelaku langsung melarikan diri.

”Saat ini pelaku sudah berhasil kami amankan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menjelaskan, kejadian itu berawal saat HA menuduh korban mencuri Hp-nya.

Tak hanya itu, pelaku membawa korban ke kebun durian miliknya di Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu.

Di kebun itu, korban diduga diikat di pohon kayu di areal kebun durian milik pelaku dengan menggunakan karet ban.

Pelaku lalu menyiram tubuh korban dengan Pertalite lalu membakarnya.

Setelah itu pelaku meninggalkan korban sendirian.  

Tak berselang lama, keluarga korban dan warga menemukan korban dalam kondisi mengenaskan.

Pihak keluarga pun segera melaporkan HA ke kantor polisi.

"Saat ini terduga pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan. Korban menjalani perawatan di rumah sakit setempat," kata Sudarno, dikutip dari Kompas.com, Selasa (27/9/2022).

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved