Brigadir J Ditembak Mati

DATANG ke Jambi Berdoa dan Ziarah ke Makam Yosua, Pendeta Ini Diduga Bela Tersangka Pembunuhan

PENDETA Gilbert menyebutkan bahwa Yosua Hutabarat melakukan pemerkosaan kepada Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo di Magelang

Editor: Abdi Tumanggor
HO
Pendeta Gilbert Emanuel Lumoindong 

RIBUN-MEDAN.COM - Pendeta Gilbert Lumoindong belakangan ini menjadi sorotan publik karena membela Ferdy Sambo terkait kematian Brigadir Yosua Hutabarat. 

Dalam tayangan YouTubenya, Gilbert menyebutkan bahwa Yosua Hutabarat melakukan pemerkosaan kepada Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo di Magelang. 

Lalu, ia menyebutkan Ferdy Sambo marah dan membunuh Yosua Hutabarat dengan aksi pembunuhan berencana. Ada lima tembakan di tubuh Yosua Hutabarat.

Parahnya, Pendeta Gilbert mengatakan Ferdy Sambo tak ada niat membunuh Brigadir Yosua Hutabarat. 

Katanya, Ferdy Sambo memanggil ambulans, namun nyawa Brigadir Yosua tak tertolong. Padahal diketahui Ferdy Sambo menembak Brigadir Yosua yang sudah terkapar. 

Pembelaan Gilbert ke Sambo lantaran telah bertemu dengan Putri. Ia mempercayai semua omongan Putri. Padahal, Putri Candrawathi merupakan pembohong dalam kasus kematian Brigadir Yosua. 

Ia sudah membuat laporan palsu soal pelecehan seksual. Polisi tidak ada menemukan unsur pelecehan seksual. 

Pendeta Gilbert Lumoindong Temui Keluarga Brigadir Yosua di Jambi

Sebelumnya, Pendeta Gilbert mendatangi orangtua Brigadir Yosua Hutabrat di Sungai Bahar, Jambi.

Ia datang dengan maksud berbela sungkawa. 

Ia turut berdoa di makam Brigadir Yosua Hutabarat tepat pada 40 hari usai meninggalnya Brigadir Yosua. 

Namun kini sikap Gilbert berbanding terbalik.

Kini, ia menyudutkan Brigadir Yosua sehingga membuat Ayah Brigadir Yosua, Samuel Hutabarat melontarkan kekecewaannya. 

Samuel Hutabarat kecewa ketika menonton YouTube Gilbert membela Ferdy Sambo

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved