Brigadir J Ditembak Mati

Motif Pelecehan Tidak Ada, IPW Sebut Itu Cuma Tawaran ke Penyidik: Sambo Pegang Kartunya Polisi

Motif pelecehan seksual yang digaungkan oleh pengacara Putri Candrawathi dan Pendeta Gilbert dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat tampak ja

Istimewa
Putri Candrawathi ternyata membuat rekening atas nama ajudan suaminya Ferdy Sambo. Buat apa? KELAKUAN Putri Candrawathi Bikin Geger, Ternyata Istri Ferdy Sambo Bikin Rekening Atas Nama Ajudan Suaminya dengan Isi Ratusan Juta, Buat Cuci Uang Hasil Judi Online? 

TRIBUN-MEDAN.com - Motif pelecehan seksual yang digaungkan oleh pengacara Putri Candrawathi dan Pendeta Gilbert dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat tampak janggal. 

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Indonesia Police Watch meragukan motif tersebut.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi menyampaikan keraguan soal dugaan pelecehan seksual itu.

“Tapi hal ini berbeda dengan Ibu PC, Ibu PC sebagai pengaju permohonan, orang yang membutuhkan perlindungan atau bantuan dari LPSK,"

"Tetapi tidak responsif, kok tidak merespon, tidak antusias,” jelas Edwin Partogi lagi.

Edwin Partogi juga menyebut Putri Candrawathi sebagai korban palsu pelecehan seksual.

Putri Candrawathi pernah melaporkan mengalami pelecehan seksual di rumah dinas suaminya di Duren Tiga sebelum Brigadir J tewas.

Namun setelah dilakukan pendalaman pihak kepolisian, pelecehan seksual itu terbukti tak pernah dialami Putri Candrawathi.

“Itu kan bisa kita lihat bahwa kemudian peristiwa yang awalnya diduga sebagai perbuatan kekerasan seksual itu terjadi di Duren Tiga, dan kemudian kan itu sudah dihentikan proses penyidikannya oleh Bareskrim,"

"Itu menunjukan bahwa PC adalah korban palsu dari kekerasan seksual,” jelasnya.

LPSK rupanya sudah mencium adanya kejanggalan dari laporan yang disampaikan oleh Putri Candrawathi.

“Setidaknya ada banyak catatan yang sudah kami punya,"

"Secara meteril biasanya yang terjadi ketika ada kekerasan seksual itu korban pelakunya adalah pelaku yang memiliki relasi kuasa adalah pihak yang lebih dominan di banding korban,” ungkapnya.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu.
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu. (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

IPW Ungkap Skenario Putri Candrawathi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved