Binjai Memilih

Pendaftaran Panwascam di Binjai Berakhir, Bawaslu Terapkan Sistem CAT untuk Seleksi Ujian Tertulis

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menerapkan sistem CAT (Computer Assisted Test) dalam seleksi Panwascam.

HO/Tribun Medan
Credit : TRIBUN MEDAN / HO Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto (tengah), Rabu (28/9/2022).   

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Seleksi tertulis bagi calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan atau Panwascam pada Pemilu serentak tahun 2024 sedikit agak berbeda dari  sebelumnya.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menerapkan sistem CAT (Computer Assisted Test) dalam seleksi Panwascam.

"Tahun ini rekrutmen calon panwascam sedikit berbeda. Karena setiap peserta harus mengikuti ujian tertulis dengan sistem CAT," kata Ketua Bawaslu Binjai, Arie Nurwanto, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Hari Ketiga Pendaftaran Panwascam, Sudah Ada 132 Orang Pelamar yang Mendaftar ke Bawaslu Medan

Lanjut Arie, proses rekrutmen calon anggota Panwascam se-Kota Binjai pada dasarnya dilakukan untuk memaksimalkan kinerja pengawasan Bawaslu Kota Binjai, Sumatera Utara, menyusul telah dimulainya tahapan Pemilu serentak tahun 2024.

"Agenda kita saat ini memang mulai padat. Mulai dari pengawasan terkait verifikasi data pemilih terbaru untuk DPT, pengawasan terkait verifikasi partai politik peserta Pemilu 2024, hingga ikutserta dalam wacana penetapan alokasi kursi dan penataan dapil (daerah pemilihan) untuk Pileg (pemilu legislatif) di Kota Binjai," ucap Arie. 

Terkait pendaftaran calon anggota Panwascam Pemilu serentak tahun 2024 se-Kota Binjai, menurut Arie, tahapan ini dibuka sejak 21 September 2021 dan berakhir pada 27 September 2022.

Di mana nantinya oleh pihak panitia, seluruh berkas peserta yang sudah terkumpul, selanjutnya akan dilakukan proses seleksi administrasi. 

Menurutnya, peserta yang berkas pendaftarannya telah dinyatakan lengkap, maka mereka akan mengikuti seleksi tertulis dengan sistem CAT dilokasi, yang nantinya akan ditentukan oleh Bawaslu Kota Binjai

"Seleksi tertulis melalui sistem CAT sebenarnya bukan sesuatu hal yang baru. Sebab di pemilu sebelumnya, metode ini sudah mulai diberlakukan. Hanya saja proses seleksi Panwascam di pemilu 2024 ini memang sedikit lebih ketat. Bahkan soal ujiannya langsung dikirim dari pusat," ujar Arie.

Nantinya setelah seleksi tertulis selesai dilaksanakan, hanya ada enam peserta teratas dari masing-masing kecamatan yang terpilih untuk mengikuti seleksi lanjutan berupa wawancara.

Baca juga: Bawaslu Pakpak Bharat Kenakan Pakaian Adat Saat Terima Berkas Calon Anggota Panwascam

Dari situ akan dipilih tiga peserta terbaik per kecamatan, untuk kemudian ditetapkan sebagai anggota panwascam. 

"Hanya saja nama-nama peserta yang telah dinyatakan lulus sebagai anggota panwascam masih harus melewati proses uji publik. Dalam arti, biodata mereka akan kita umumkan ke publik agar masyarakat dapat memberikan tanggapan. Tujuannya untuk mengetahui apakah mereka ini benar-benar layak atau tidak," tutup Arie.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved