Breaking News:

News Video

SOSOK Edward Snowden, Si Pembocor Data Rahasia AS yang Diberi Hadiah oleh Vladimir Putin

Edward Snowden menjadi kewarganegaraan Rusia setelah membocorkan file rahasia AS sewaktu sembilan tahun silam.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Vladimir Putin memberikan hadiah menjadi kewarganegaraan Rusia kepada Edward Snowden, mantan kontraktor intelijen Amerika Serikat (AS).

Edward Snowden menjadi kewarganegaraan Rusia setelah membocorkan file rahasia AS sewaktu sembilan tahun silam.

File rahasia yang dibawa Edward Snowden itu berisi informasi tentang operasi pengawasan domestik AS dan internasional yang dilakukan oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) AS, tempat Snowden bekerja.

Kini, pria berusia 39 tahun ini kabur dari negaranya dan diberi hak suaka di Rusia.

Selama bertahun-tahun, pihak berwenang berupaya agar Snowden kembali ke AS untuk menghadapi pengadilan pidana atas tuduhan spionase.

Dikutip dari Reuters, Snowden mendapat izin menjadi penduduk tetap di Rusia pada 2020.

Kala itu, ia mengatakan ingin mendapatkan kewarganegaraan Rusia, tanpa melepas kewarganegaraan Amerika-nya.

Hingga akhirnya nama Edward Snowden muncul dalam dekrit Putin yang menganugerahkan kewarganegaraan kepada 72 orang asing.

Snowden kemudian menulis pesan yang berisi permohonannya agar dia dan keluarganya tetap bersama.

"Setelah bertahun-tahun berpisah dari orang tua kami, istri saya dan saya tidak memiliki keinginan untuk berpisah dari ANAK-ANAK kami," tulis Snowden dalam sebuah tweet.

Pemberian kewarganegaraan itu memancing orang-orang Rusia melontarkan candaan yang mengatakan apakah Edward Snowden akan dipanggil untuk dinas militer.

Pasalnya, Presiden Putin telah mengumumkan mobilisasi parsial untuk mendukung invasinya ke Ukraina.

Pengacara Snowden, Anatoly Kucherena, mengatakan bahwa kliennya tidak dapat dipanggil dalam dinas militer karena sebelumnya tidak pernah bertugas sebagai tentara Rusia.

Sementara itu, Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan ia tidak mengetahui adanya perubahan status Snowden sebagai warga negara AS.

"Saya mengetahui fakta bahwa dia dalam beberapa hal telah mencela kewarganegaraan Amerika-nya. Saya tidak tahu bahwa dia telah melepaskannya," kata Price dalam jumpa pers.

(Tribun-Video.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved