Sindikat Peredaran Sabu

Aparat Berseragam Kawal Sabu dari Malaysia Masuk Indonesia, Narkoba Dijual di Kota Medan

Oknum aparat berseragam kawal abu dari Malaysia masuk ke Indonesia lewat jalur laut. Sudah empat kalai berhasil

TRIBUN MEDAN/EDWARD GILBERTH MUNTHE
Sidang kasus sindikat narkoba yang melibatkan aparat berseragam 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Oknum aparat berseragam yang biasa bertugas di laut dan pantai mengawal masuknya sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Diketahui, oknum aparat berseragam itu mengawal sabu di perairan Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai.

Dalam persidangan terungkap, bahwa sindikat narkoba antarnegara sudah empat kali berhasil memasok sabu ke Indonesia dengan cara dikawal aparat berseragam.

"Orang Malaysia itu (Gemuk) yang berkomunikasi dengan petugas berseragam itu," kata Sri Susanti, satu dari empat terdakwa peredaran sabu, Rabu (29/9/2022) di PN Medan.

Adapun tiga terdakwa lain yang turut diadili dalam berkas terpisah diantaranya Heriyanto alias Kodok, Putra Gunawan Panjaitan alias Dedek dan Marwan.

Ketiganya merupakan warga Kota Tanjungbalai.

Sementara Sri Susanti, merupakan warga Dusun X, Simpang Empat, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Dalam persidangan, Sri mengaku ada menjemput 13 Kg sabu dari perairan Malaysia.

Penjemputan narkoba itu dilakukan menggunakan speedboat.

Sabu dari Malaysia diantar pria yang akrab disapa Gemuk (DPO). 

"Sudah empat kali berhasil Yang Mulia," kata Sri Susanti menjawab pertanyaan hakim ketua.

Sri mengatakan, memang benar ada oknum aparat berseragam yang terlibat.

Tapi Sri tidak menjelaskan dengan gamblang, apakah aparat berseragam yang dimaksud adalah anggota TNI AL, atau justru Polisi Air dan Udara. 

"Orang Malaysia itu (Gemuk) yang berkomunikasi dengan petugas berseragam itu. Terus saya dihubunginya. Saya kemudian berhubungan dengan (terdakwa) Marwan. Marwan juga yang berkomunikasi dengan Gemuk. Si Marwan kemudian menyuruh (terdakwa) Putra Gunawan mengantarkan 6 kg sabunya ke Saya. Kalau peran Heriyanto alias Kodok mengawasi dari jauh Yang Mulia," jawab pria berinsial UH itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved