Berita Karo Terkini

Bawaslu Karo Catat Pendaftar Panwaslu Tahap Pertama 122 Orang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karo mencatat masyarakat yang mendaftarkan dirinya sebagai calon anggota Panwaslu sebanyak 122 orang.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Suasana pendaftaran calon Panwaslu di Kantor Bawaslu Kabupaten Karo, Jalan Jamin Ginting, Gang Cik Ditiro, Kabanjahe. 

Bawaslu Karo Catat Pendaftar Panwaslu Tahap Pertama 122 Orang

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Sesuai peraturan yang ada, jadwal pendaftar Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) ditutup pada Selasa (27/9/2022) kemarin.

Hingga batas akhir pendaftaran tahap pertama ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karo mencatat masyarakat yang mendaftarkan dirinya sebagai calon anggota Panwaslu sebanyak 122 orang.

"Sampai batas akhir pendaftaran Panwaslu kemarin, setalah dilakukan rekapitulasi kita menerima berkas pendaftaran sebanyak 122 orang," ujar Komisioner Bawaslu Kabupaten Karo Divisi Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan Data Informasi Nggeluh Sembiring, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Potret Puan Maharani dan Cak Imin Makan Pecel Lele di Warung Disentil Melanie Subono

Dijelaskan Nggeluh, setelah proses pendaftaran kemarin saat ini pihaknya sedang melakukan tahapan verifikasi administrasi. Di mana, semua berkas dari para pendaftar dilakukan pemeriksaan semua persyaratan yang ditentukan.

"Verifikasi administrasi ini kita lakukan sampai tanggal 30 September besok. Di situlah kita lihat apakah berkas yang dimasukkan oleh peserta itu memenuhi syarat atau tidak," Ucapnya.

Ketika ditanya apakah jumlah pendaftar ini sudah memenuhi kebutuhan Panwaslu di Kabupaten Karo, Nggeluh mengaku pihaknya belum dapat memastikannya. Jika dilihat dari jumlah yang mendaftar, memang sudah memenuhi kebutuhan sebanyak 102 orang.

Baca juga: Tawuran di Percut Sei Tuan, Dua Kelompok Pemuda Bawa Petasan, Batu dan Senjata Tajam

Namun, dijelaskan Nggeluh dari semua pendaftar ini belum dapat dipastikan apakah semuanya memenuhi persyaratan yang ditentukan. Tak hanya itu, selain dua kali kebutuhan persyaratan lain yang harus diperhitungkan ialah keterwakilan wanita 30 persen dari kebutuhan.

"Belum bisa kita pastikan, nantilah selesai tahapan verifikasi administrasi baru bisa kita lihat," Katanya.

Dijelaskan Nggeluh, nantinya jika kebutuhan calon anggota Panwaslu masih belum terpenuhi pihaknya akan melakukan perpanjangan masa pendaftaran. Namun, masa perpanjangan ini tidak dilakukan di semua kecamatan. Jika memang kuota sudah memenuhi kebutuhan, maka tidak akan dilakukan perpanjangan.

"Kalau kita lihat, ada beberapa kecamatan yang perpanjangan dan ada yang tidak. Tapi lebih pasti akan kita lihat setelah selesai proses verifikasi administrasi," Ungkapnya.

Lebih lanjut, Nggeluh mengatakan setelah selesai proses verifikasi administrasi pihaknya akan mengumumkannya pada 1 Oktober mendatang. Kemudian, pada tanggal 2 Oktober nantinya bagi kecamatan yang belum memenuhi kuota akan kembali dilakukan perpanjangan. (mns/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved