Konsorsium 303

Kapolri Berani Bongkar Dugaan Konsorsium 303? Saran Petrus Selestinus, Nama-nama di 'Kaisar Sambo'

Hingga kini belum terlihat upaya yang dilakukan Polri membongkar nama-nama yang juga dikaitkan dengan mafia jud

Editor: Salomo Tarigan
Tribun-medan.com/HO
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah nama petinggi Polri muncul dalam infografis 'Kaisar Sambo' yang sempat bikin heboh.

Hingga kini belum terlihat upaya yang dilakukan Polri membongkar nama-nama yang juga dikaitkan dengan mafia judi.

Koordinator Pergerakan Advokat Nusantara (Perekat Nusantara) Petrus Selestinus menyarangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim gabungan untuk mendalami dugaan Konsorsium 303.

Baca juga: Novel Baswedan Kecewa Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Ferdy Sambo dan Putri

Di mana, dugaan itu turut menyeret sejumlah nama anggota Polri. Kelompok 'Konsorsium 303' disebut-sebut terkait kegiatan ilegal seperti judi online hingga tambang gelap.

Baca juga: Novel Baswedan Kecewa Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Ferdy Sambo dan Putri

Nama mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo pun terseret dalam kelompok ini.

Baca juga: Bocoran Penerimaan PPPK Dibuka Oktober 2022 Sebanyak 530.028 Formasi, BKN Terima 4.750 Soal SKD CASN

"Kapolri harus bentuk tim Gabungan Yang Independen untuk melalukan penyelidikan dan hasilnya diserahkan kepada Kapolri untuk penyidik tindak pidananya. Tim Gabungan yang independen karena ada keterlibatan oknum Polri," kata Petrus kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).

Petrus mengatakan, Bareskrim Polri harus merespons secara aktif isu Konsorsium 303 melalui sebuah proses penyelidikan dan penyidikan.

Menurutnya, penyidik Bareskrim bisa mendalami lewat nama-nama yang ada di infografis 'Kaisar Sambo'.

Karena Bareskrim Polri tak melakukan langkah proaktif, kata Petrus, maka isu tentang Konsorsium 303 ini masih saja menjadi perhatian publik.

Dan tentunya yang disorot adalah Bareskrim Polri yang dikesankan bersikap menutup-nutupi bahkan melindungi orang-orang tertentu di dalam tubuh Polri dan di luar Polri.

"Mestinya ketika Satgasus Merah Putih dibubarkan, maka Kapolri tidak hanya menyatakan membubarkan Satgasus Merah Putih akan tetapi juga ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap apa yang disebut Mafia Judi dll," ucapnya.

Petrus menilai sangat disayangkan Bareskrim Polri menanggapi kasus Konsirsium 303 seperti menanggapi Laporan Polisi tentang pencurian ayam atau Laporan Polisi tentang tukang copet di terminal.

Padahal, saat ini di tengah ekspektasi dan dukungan publik yang tinggi agar Polri berbenah termasuk pertanggungjawabkan isu Konsorsium 303 ini.

"Pimpinan Polri juga harus melindungi nama baik sejumlah perwira Polri yang disebut-sebut namanya dalam konsorsium dengan cara memastikan isu Konsorsium 303 sebagai berita hoaks atau fakta dengan suatu penyelidikan bukan dengan membiarkan hingga publik lelah dan bosan menyuarakan," jelasnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved