Pemko Medan

Melalui Kompetisi Sepakbola Remaja, Pemko Medan Harap Jadi Momentum Kemajuan Olahraga di Masa Depan

Kepada seluruh anggota tim kesebelasan yang mengikuti kompetisi ini, Pulungan berpesan agar terus berlatih  untuk tingkatkan skill dan kekompakan

Editor: Satia
Dok. Pemko Medan
Penutupan Kompetisi Sepakbola Kelompok Usia 17, 15 dan 13 TahunTahun 2022, di Stadion Teladan, Rabu (28/9/2022) malam. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kompetisi Sepak Bola Kelompok Usia 17, 15 dan 13 Tahun 2022 yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) merupakan salah satu upaya membangun masa depan olahraga di kota ini, khususnya sepak bola.

Demikian dikatakan Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pulungan Harahap pada penutupan Kompetisi Sepakbola Kelompok Usia 17, 15 dan 13 TahunTahun 2022, di Stadion Teladan, Rabu (28/9/2022) malam.

"Kita menyadari bahwa masa depan Medan kota medan nantinya berada di tangan generasi muda. sudah sepantasnya kita membantu mereka mempersiapkan masa depan yang cerah. karenanya momentum ini saya anggap bagian dari upaya kita besama membangun masa depan olahraga di daerah khsususnya olahraga sepak bola.

Kompetisi ini, lanjut Pulungan, juga bertujuan mencari bakat-bakat muda pesepakbola Medan agar nantinya kota ini semakin menjadi basis dari atlet-atlet berprestasi, khususnya pesepakbola.

"Dengan menghadirkan kejuaraan-kejuaraan seperti ini tentu kita juga memberikan wahana positif untuk generasi muda dalam berkarya dan berprestasi. Jika mereka telah memiliki wadah tentunya segala bentuk kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba dapat dihindari dan anak-anak kita lebih sehat juga semakin cerdas," ungkap Pulungan pada penutupan kompetisi yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan itu.

Kepada seluruh anggota tim kesebelasan yang mengikuti kompetisi ini, Pulungan berpesan agar terus berlatih  untuk tingkatkan skill dan kekompakan dalam sebuah tim.

"Mari jadikan kompetisi ini menjadi wadah melatih keberanian diri, jiwa sportif dan kejujuran. saya yakin adik-adik semua merupakan insan-insan kuat dan cerdas secara pemikiran juga emosional sehingga memiliki daya saing yang tinggi pula," ujarnya seraya mengucapkan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras agar kompetisi ini dapat berjalan dengan baik.

Selain pertandingan grand final, penutupan kompetisi ini ditandai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang untuk tiap kelompok usia. Pada Kelompok U-17, Juara I diraih oleh SSB TGM, Juara II SSB Satria Porta, Juara III SSB Bintang Marindal, dan Juara IV SSB Galaxy.

Terpilih sebagai pemain terbaik pada Kelompok U-17 Giyanto dari SSB Satria Porta, sedangkan top score Danu Setiawan dari SSB TGM dengan 4 gol.

Juara I pada Kelompok U-15 diraih oleh SSB Bola Mas, Juara II SSB Patriot, Juara III SSB Sejati Pratama, dan Juara IV SSB Waskita.

Terpilih sebagai pemain terbaik Rianda, sedang top score M. Wildi dengan 5 gol, dan kedua pemain ini berasal dari SSB Bola Mas.
 
Di Kelompok U-13, keluar sebagai Juara I SSB Disporasu, Juara II SSB Sejati Pratama, Juara III SSB Tasbi, dan Juara IV SSB Mandiri.

Verdy Mulia dari SSB Disporasu terpilih sebagai pemain terbaik dan Dhamar T Kusuma menjadi top score dengan 5 gol.

Selain tropi dan medali, Dispora Medan menghadiahkan uang pembinaan kepada masing-masing kesebelasan juara, pemain terbaik, dan top score.

Juara I mendapat Rp 10 juta, Juara II R8 juta, Juara III Rp 6 juta, Juara IV Rp 5 juta, pemain terbaik Rp 2,5 juta dan top score Rp 2,5 juta.

 

*

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved