Breaking News:

Tindak Pidana Anak

Tindak Pidana Anak di Bawah Umur Meningkat di Kabupaten Sergai, Jaksa Turun ke Sekolah-sekolah

Tindak pidana anak di Kabupaten Sergai meningkat seiring berjalannya waktu. Kejari Sergai mulai turun ke sekolah-sekolah

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI- Kejari Sergai menyebut bahwa tindak pidana anak di Kabupaten Sergai meningkat.

Karena meningkatnya tindak pidana anak di Kabupaten Sergai itu, jaksa Kejari Sergai lantas turun ke sekolah-sekolah mengadakan program jaksa masuk sekolah.

Untuk sasaran pertama, Kejari Sergai turun ke SMK Al-washliyah 12 di Kecamatan Sei Rampah. 

Kasi Intel Kejari Sergai, Renhard Harve mengatakan, banyak kalangan remaja termasuk pelajar yang terlibat aksi kejahatan dan pelanggaran hukum. 

Baca juga: Hadiri Pelatihan APH dan APIP, Kapolda Sumut Komitmen Berantas Segala Tindak Pidana Korupsi

"Jadi kita lakukan sosialisasi hukum kepada pelajar di SMK Al-washliyah 12, karena kita melihat tren peningkatan tindak pidana oleh anak anak di bawah umur," kata Renhard kepada Tribun-medan.com, Kamis (29/9/2022). 

Renhard mengatakan, mayoritas tindak pidana yang banyak melibatkan remaja seperti aksi begal, pencurian dan kasus narkotika. 

Dia menyebutkan, banyak di kalangan remaja menjadi pelaku kejahatan karena dorongan lingkungan atau justru dimanfaatkan oleh pihak pihak tertentu.

Baca juga: Kapolda Sumut Komitmen Berantas Segala Tindak Pidana Korupsi

"Kurangnya pengetahuan mengenai hukum dikalangan remaja itu juga faktor akhirnya banyak remaja yang terlibat aksi kriminal. Oleh karena itu kita dari Kejaksaan Sergai melakukan sosialisasi ke sekolah tentang bahaya kenakalan remaja," ujar Harve. 

Harve mengurai, di Provinsi Sumatera Utara banyak ditemukan aksi pelanggaran pidana.

Salah satunya kasus kenakalan remaja terbanyak ada di Kota Medan.  

Jika di Kabupaten Sergai, kalangan remaja banyak terjerat kasus pidana pencurian.

Motif tersebut biasanya dilakukan kalangan remaja karena mengkonsumsi narkotika. 

Baca juga: Imigrasi Medan Ikuti Konferensi Pers Tindak Pidana Pengiriman Pekerja Migran Ilegal Tujuan Kamboja

"Kalau di Medan kita liat bagaimana kasus kenakalan remaja seperti begal dan tindakan kekerasan. Termasuk di Sergai, banyak remaja yang melakukan pencurian dan mareka melakukan itu karena mengkonsumsi narkotika.  Karena itu kami lakukan sosialisasi ini seperti arahan dari Jaksa Agung," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala SMK Al-washliyah 12, Rizky Surya Prasetya menyambut baik kegiatan penerangan hukum yang dilaksanakan di sekolahnya. 

Rizky menyadari, pentingnya pencegahan lewat penyuluhan hukum kepada kalangan remaja khusus para pelajar. 

"Untuk mencegah aksi kejahatan oleh remaja kami sangat penting. Dengan mengetahui bahaya kenakalan remaja saya berharap anak anak didik saya dapat menjaga akhlaknya dimana pun berada dan terhindar dari pelanggaran hukum," tutupnya. (cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved