Breaking News:

Yakin Cuma Koma, Istri Simpan Jasad Suami 18 Bulan Lamanya, Lakukan Ritual Ini Agar Hidup Lagi

Namanya pun mendadak viral setelah berani ngomel di depan Presiden Jokowi. Sabrila ngomel saat bertemu Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Ternate

Jam Press
Jasad suami di India diawetkan oleh istrinya karena ia tak mau terima kenyataan pasangan telah tiada. Selama ini yakin suami hanya koma 

TRIBUN-MEDAN.com - Yakin cuma koma, istri simpan jasad suami 18 bulan lamanya. Sang istri pun nekat melakukan ritual ini agar suaminya hidup lagi.

Ditinggal orang terkasih memang kadang muncul rasa tak percaya bahwa memang yang kita sayang sudah meninggal.

Seperti istri ini. Ia tak percaya bahwa suaminya sudah meninggal. Ia yakin suaminya masih hidup dengan kondisi koma.

Melansir dari New York Post, seorang janda di India rela hidup dengan jasad suaminya yang diawetkan selama 18 bulan.

Ini karena dirinya tidak bisa menerima kenyataan bahwa pria itu telah meninggal.

Wanita dari negara bagian Uttar Pradesh ini diyakini telah menggunakan produk pembersih merek Dettol yang dioleskan ke kulit suaminya untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan memperlambat proses pembusukan.

Mengutip dari Kosmo, Rabu (28/9/2022), pria itu diketahui bernama Vimlesh dan berusia 35 tahun.

Korban disebutkan meninggal karena infeksi paru-paru atau pneumonia akibat infeksi Covid-19 pada 22 April tahun lalu.

Namun, istrinya menolak untuk percaya Vimlesh sudah meninggal.

Selama ini, sang istri menganggap almarhum hanya dalam keadaan koma.

Janda itu juga diduga secara teratur memijat mayat suaminya dengan minyak.

Bahkan, ia juga memercikkan air suci dari Sungai Gangga ke mayat itu dalam upaya untuk membangunkan Vimlesh dari 'koma'-nya.

Disebutkan, AC juga dinyalakan 24 jam sehari di ruangan tempat jenazah Vimlesh berada.

Cara itu digunakan untuk mencegah bau alami pembusukan dan menghindari kecurigaan tetangga sekitar.

Halaman
123
Sumber: Warta kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved