Azan Jus dan Cemilan
CERITA Sukses Azan Jus dan Cemilan, Pertahankan Konsep Lebih Sehat Lebih Nikmat
Tagline yang ia usung ini mempertahankan kualitas jus yang dijual tanpa menambah pemanis buatan dalam jusnya.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Azan Jus dan Cemilan, gerai cemilan sederhana yang sudah mengepakkan sayapnya hingga membuka beberapa cabang usaha.
Memulai usaha sejak tahun 2017, Suryadi pemilik Azan Jus dan Cemilan bertekad mempertahankan brandnya, Lebih Sehat Lebih Nikmat.
Tagline yang ia usung ini mempertahankan kualitas jus yang dijual tanpa menambah pemanis buatan dalam jusnya.
Baca juga: Pemko Medan Gelar Lomba Bertutur Cerita Rakyat Guna Kembangkan Minat Baca Masyarakat
Sehingga para pembeli tak perlu khawatir kualitas dari jus Azan ini.
"Kita senantiasa menjaga kualitas rasa dan kebersihannya, karna yg kita pertahankan disini yakni lebih sehat lebih nikmat. Sehingga untuk jus sendiri kita tidak gunakan gula berlebih dan tetap menggunakan gula alami. Selain itu untuk pengemasan kita menjaga kebersihannya dengan baik, bahkan untuk cemilan yang dijual tidak boleh tersentuh tangan sama sekali ketika menyajikannya kepada konsumen," ujar Suryadi kepada Tribun, Jumat (30/9/2022).
Sampai hari ini Suryadi sudah memiliki empat outlet secara fisik dan 7 yang terdaftar di aplikasi gojek. Jus dan Cemilan Azan ini pertama kali membuka cabangnya yakni di alamat Jalan Kapten Muslim.
"Ada 4 cabang secara fisik, di aplikasi ada 7 cabang. Awalnya saya hanya jualan jus, kemudian bergabung di gojek pada tahun 2018 dan mengembangkan usaha dengan menjual aneka cemilan," jelasnya.
Ada perkembangan yang signifikan ketika pria berusia 50 tahun itu mulai mengenalkan usahanya di platform online tersebut.
Omset yang sebelumnya hanya 2 juta perhari, namun kini sudah menjadi 10 juta perhari dan itu adalah angka paling sedikitnya.
Siapa menyangka kini Suryadi sudah memiliki 22 karyawan di beberapa cabang yang dimilikinya.
Baca juga: CERITA Sukses Toph 19th, Dibangun dengan Modal Nekat, Kini Berhasil Buka 30 Outlet di Sumut
Dengan mempekerjakan mahasiswa secara shift atau bergantian, ia berharap semoga usahanya dapat membantu biaya perkuliahan mereka.
Ayah tiga anak ini mengatakan 60 persen pekerjanya adalah mahasiswa yang sedang semester 3 hingga yang sedang di semester akhir.
"Saya berharap dengan mempekerjakan mahasiswa dengan sistem shift ini mampu membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya," tuturnya.
Meski berhasil sukses lulusan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) itu mengatakan, wajib baginya untuk bersedekah setiap minggunya.
Tak hanya sedekah dihari Jumat, ia juga memberikan minuman gratis pada pelanggan yang menjadi pengunjung pertama di setiap harinya.
(cr26/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suryandi-pemilik-Azan-Jus-dan-Cemilan.jpg)