Breaking News:

Kasus Pembunuhan Brigadir J

TAK PERLU Tanda Tangan Presiden, Berkas Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Diterima Istana

Polri telah mengirimkan berkas pemecatan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden Republik Indonesia.

Editor: Fanry Maulana

TRIBUN-MEDAN.Com, Polri telah mengirimkan berkas pemecatan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden Republik Indonesia.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretariat Kabinet Pramono Anung, yang mengatakan bahwa berkas pemberhentian tidak hormat Ferdy Sambo telah diterima oleh pihak Istana.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa proses administrasi pemecatan Ferdy Samo tidak sampai memerlukan tanda tangan Presiden Jokowi.

Proses tersebut menurut Dedi cukup dari SDM ke Kapolri langsung ke Sekretaris Militer yang berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara Indonesia.

Setelah semua proses selesai Dedi menjelaskan nantinya SDM Polri akan menyerahkan surat keputusan kepada Ferdy Sambo.

Adapun Ferdy Sambo telah dipecat melalui sidang etik yang digelar pada 25-26 Agustus 2022.

Ferdy Sambo menjalani sidang KKEP setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang merupakan ajudannya.

Selain itu banding yang diajukan Sambo atas putusan pemecatan itu juga telah ditolak melalui sidang banding yang digelar 19 September 2022.

 

Artikel ini tayang di Kompas.com : https://nasional.kompas.com/read/2022/09/30/05220841/berkas-pemecatan-ferdy-sambo-sudah-diterima-istana

 

Selengkapnya tonton video : 

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved