News Video

Rapat Paripurna Sempat Memanas, Massa Aksi Minta DPRD Dairi Segera Sahkan P-APBD

Massa aksi menggeruduk Kantor DPRD Dairi terkait Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2022 yang tak kunjung disahkan.

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Massa aksi menggeruduk Kantor DPRD Dairi terkait Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2022 yang tak kunjung disahkan.

Massa aksi yang berjumlah puluhan orang tersebut mendatangi Kantor DPRD Dairi dengan membawa spanduk dan pengeras suara untuk menyuarakan aksinya.

Bahkan, dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dairi merayakan hari jadinya yang ke 75, kemudian mengundang perwakilan Massa aksi untuk mengikuti sidang paripurna bersama dengan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Wakil Bupati Dairi, Jimmy Sihombing, beserta Ketua DPRD, Sabam Sibarani serta anggota DPRD lainnya.

Adapun tuntutan dari Massa aksi yakni,
1.Meminta dan menuntut agar DPRD Dairi melaksanakan tugas, fungsi dan tanggungjawab sebagai wakil rakyat.

2.Meminta dan menuntut agar DPRD Dairi membuka dan menyelenggarakan persidangan DPRD untuk membahas dan menyetujui P-APBD TA 2022.

3.Meminta dan menuntut agar di dalam persidangan selanjutnya, termasuk pembahasan dan dan persetujuan Ranperda APBD TA 2023 dan TA berikutnya, DPRD senantiasa hadir, guna memperjuangkan aspirasi masyarakat Dairi.

"Atas apa yang kami sampaikan ini, kami ingin mendengar jawaban langsung dari Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani," kata perwakilan Massa aksi, Masrianto.

Akan tetapi, Ketua DPRD, Sabam Sibarani menyampaikan pernyataan yang dianggap berbelit - belit, sehingga membuat Massa aksi menjadi marah.

"Kami akan segera membahas, apakah masih ada celah, " Kata Sabam Sibarani.

Massa aksi pun kemudian ingin meminta pernyataan dari masing - masing Ketua Fraksi untuk menyepakati akan segera membahas P-APBD.

Dari hasil penyataan sikap, 5 dari 7 fraksi menyatakan sikap untuk bersedia agar membahas P-APBD tersebut. Sementara 2 fraksi lainnya yakni dari Partai Gerindra dan Partai Hanura tampak tidak hadir dalam paripurna tersebut.

"Saya rasa Ketua, 5 fraksi sudah siap untuk segera membahas. Jadi, saya kira ini sudah bisa kourum apabila dilakukan rapat, " Ujar Masrianto kepada Ketua DPRD Dairi.

Adapun akhir dari pembahasan rapat paripurna tersebut disampaikan bahwa DPRD akan kembali menyurati Gubernur Sumatera Utara untuk melakukan pertemuan terkait kelanjutan P-APBD Dairi TA 2022.

(cr7/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved