Breaking News:

Update Kasus Pembunuhan Brigadir J

Berita Terkini Nasib Ferdy Sambo tanpa Gelar Purnawirawan, Kompolnas Ungkap Penyebabnya

Berkas Kasus pembunuhan Ferdy Sambo sudah dinyatakan lengkap adan akan disidang dalam waktu dekat ini.

Editor: Salomo Tarigan
Ho/ Tribun-Medan.com
Kolase Foto Ferdy Samb 

TRIBUN-MEDAN.com - Berkas Kasus pembunuhan Ferdy Sambo sudah dinyatakan lengkap adan akan disidang dalam waktu dekat ini.

Mantan Kadiv Propam Polri tersebut pun telah secara resmi dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat dari Polri karena terjerat kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Ferdy Sambo resmi dipecat dari institusi Polri setelah permohonan banding ditolak di sidang komisi banding Polri.
Ferdy Sambo resmi dipecat dari institusi Polri setelah permohonan banding ditolak di sidang komisi banding Polri. (HO)

Dengan itu, Ferdy Sambo tidak diperbolehkan disematkan gelar purnawirawan dalam namanya tersebut.

"Tidak boleh, karena FS kan dijatuhi sanksi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat), atau dengan kata lain dipecat akibat tindak pidana yg dilakukan dan tindakannya tsb merupakan pelanggaran etik berat serta mencemarkan nama baik institusi," kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti kepada Tribunnews.com, Sabtu (1/10/2022).

Poengky menuturkan ketentuan itu berdasarkan ketentuan Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Yang berhak menyandang purnawirawan itu yang diberhentikan dengan hormat," ucapnya.

Masih dalam pasal tersebut, ada empat kategori yang disebut pemberhentian dengan hormat bagi anggota Polri, di antaranya:

1. Mencapai batas usia pensiun;

2. Pertimbangan khusus untuk kepentingan dinas;

3. Tidak memenuhi syarat jasmani dan/atau rohani;

4. Gugur, tewas, meninggal dunia atau hilang dalam tugas.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa Ferdy Sambo kini tak lagi sebagai anggota Polri. Dengan begitu, Eks Kadiv Propam Polri itu resmi tidak lagi bagian dari Korps Bhayangkara.

Hal itu setelah surat pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) eks Kadiv Propam Polri itu sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Barusan kami sudah mendapatkan informasi bahwa keputusan PTDH dari Istana, dari Sesmilpres tadi kami sudah dihubungi, tadi sudah dikeluarkan," ujar Jenderal Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved