Breaking News:

Tragedi Arema Vs Persebaya

DETIK-DETIK Keluarga Serbu Foto Jenazah Untuk Mencari Korban di Tragedi Arema Vs Persebaya

Tragedi berdarah pasca laga Arema Vs Persebaya, diketahui menewaskan ratusan orang pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Editor: M.Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM - Tragedi berdarah pasca laga Arema Vs Persebaya, diketahui menewaskan ratusan orang pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Teranyar, keluarga serbu foto korban jenazah pascabentrokan di Stadion Kanjuruhan.

Terlihat para keluarga mencari tahu apakah keluarganya menjadi satu diantara korban tewas.

Wajah cemas tampak menyelimuti para keluarga yang berdatangan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Minggu (2/10/2022).

Tangisan keluarga pecah saat mendapati foto anggota keluarganya meninggal dunia akibat tragedi bentrokan Arema Vs Persebaya.

Di kamar mayat RSSA Malang saat ini ada 17 jenazah tanpa identitas.

Sedangkan 11 korban lainnya, sedang menjalani perawatan intensif di IGD RSSA Malang.

Seperti diketahui, ada ratusan orang meninggal dalam tragedi sepak bola Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Presiden Jokowi bahkan telah meminta dengan tegas agar kasus ini diusut hingga tuntas.

"Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus layanan medis bagi korban yang sedang di rawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik," kata Jokowi, Minggu (2/10/2022).

"Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya," sambungnya.

Terkhusus, Jokowi menegaskan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus tragedi Malang.

"Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," katanya.

Jokowi mengaku menyesalkan terjadinya tragedi Malang dan berharap ini sebagai tragedi terakhir di sepak bola Indonesia.

"Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang," harapnya.

"Sportifitas, rasa kemanusiaan dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama," pungkas Jokowi.

(mak/tribun-medan.com)

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved