Breaking News:

News Video

SOSOK Brigadir Andik Purwanto, yang Ikut Jadi Korban Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Brigadir Andik Purwanto diperbantukan atau BKO untuk bertugas dalam pengamanan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Brigadir Andik Purwanto satu di antara Anggota Polsek Sumbergempol, Polres Tulungagung turut menjadi korban kerusuhan tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Brigadir Andik Purwanto diperbantukan atau BKO untuk bertugas dalam pengamanan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/1/2022) malam.

Dalam kesehariannya, Brigadir Andik Purwanto adalah Bhabinkamtibmas Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Brigadir Andik sempat membuat status pada pukul 21.22 WIB, dari Stadion Kanjuruhan.

Dari unggahan status tersebut, polisi warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol ini diperkirakan ada di tribun bagian atas.

Menurut Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Supriyanto, Brigadir Andik jadi satu dari 25 orang anggota yang BKO ke Malang.

Sekretaris Desa Bendiljati Wetan, Yoyok mengungkapkan kepribadian almarhum.

Brigadir Andik juga dikenal sebagai polisi yang tidak neko-neko.

Sebelumnya dia pernah menjadi penyidik.

Bahkan menurut Yoyok, Brigadir Andik tidak mempedulikan karier dan memilih jadi Bhabinkamtibmas.

Hingga kini belum ada laporan pasti penyebab meninggalnya Brigadir Andik.

Namun menurut Supriyanto, diduga Brigadir Andik terjebak di antara penonton yang saling berdesak-desakan.

Sementara itu Kasi Humas Polres Trenggalek Iptu Suswanto membenarkan informasi soal anggotanya yang meninggal.

Sementara itu Kasi Humas Polres Trenggalek Iptu Suswanto membenarkan informasi soal anggotanya yang meninggal.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved