Berita Medan

TRAGIS, Kejar Perampok, Mahasiswi UMSU dan Adiknya Tewas Seusai Menabrak Mobil

Dua orang wanita kakak beradik, SM yang merupakan mahasiswi UMSU dan MK meninggal dunia akibat kecelakaan, diduga saat mengejar pelaku penjambretan.

Penulis: Alfiansyah | Editor: mustaqim indra jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua orang wanita kakak beradik meninggal dunia, diduga saat mengejar perampok.

Kedua korban yang merupakan kakak beradik yakni berinisial SM yang merupakan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan MK.

Peristiwa yang menimpa kakak beradik tersebut terjadi di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (1/10/2022) lalu.

Baca juga: Detik-detik Pelaku Jambret Gasak Kalung Ibu-ibu, Korban Sampai Jatuh Tersungkur

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu R Handoko menjelaskan bahwa, korban meninggal dunia seusai bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan.

Ia menduga, awalnya korban dirampok dan mengejar pelaku perampokan.

"Kalau keterangan saksi-saksi di lapangan, informasinya seperti itu (ngejar perampok). Ada teriakan dijambret," kata Handoko kepada Tribun-medan, Selasa (4/10/2022).

Handoko menyebutkan, ketika mengejar pelaku, diduga korban terburu-buru membawa sepeda motor dan terjadi kecelakaan.

"Informasinya dia (korban) mengejar diduga pelakunya, lantas itulah mungkin dia kurang konsentrasi buru-buru, sehingga kecelakaan," sebutnya.

Ia menambahkan, menurut keterangan saksi mata, saat mengejar pelaku korban sempat berteriak.

"Sambil mengejar dia teriak-teriak. Kecelakaan dengan mobil, jadi dia nabrak mobil yang jalan dari arah berlawanan," tuturnya.

Dikatakannya, setelah kejadian SM meninggal di lokasi sementara adiknya MK sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca juga: Perampok di Kota Medan Makin Beringas, Nyaris Bunuh Warga, Wilayah Hukum Percut Seituan Tidak Aman

"Sempat satu meninggal di tempat, satu sempat dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Saat ini, Handoko membeberkan pihak sedang berkoordinasi dengan Unit Reskrim untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Ini kita tetap selidiki, saya juga sudah koordinasi dengan unit Reskrim, terkait dengan dugaa dia korban perampokan nya itu. Jadi unit Reskrim mengembangkan untuk pelaku perampokan nya itu," pungkasnya.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved