Breaking News:

Khazanah Islam

HUKUM Puasa Kafarat, Amalan Menebus Dosa atau Sumpah yang Dilanggar, Berikut Caranya

Kafarat adalah puasa yang dilakukan ketika umat Islam melanggar aturan Islam.  Puasa Kafarat wajib bagi

Editor: Dedy Kurniawan
Ho/ Tribun-Medan.com
Al Quran Doa Pagi Hari 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN  - Puasa Kafarat adalah puasa yang dilakukan ketika umat Islam melanggar aturan Islam. 

Puasa Kafarat wajib bagi umat Islam yang melanggar aturan seperti penebusan dosa, sanksi atau denda.

Puasa Kafarat termasuk dalam kategori puasa wajib. Dengan kata lain, umat Islam yang telah mencapai usia dewasa akan berdosa jika tidak melakukannya.

Ada beberapa penyebab seseorang harus melakukan Puasa Kafarat dengan waktu puasa yang berbeda-beda.

Baca juga: Ketua Panpel Laga Arema FC Diberi Sanksi Seumur Hidup Tak Boleh Beraktivitas di Dunia Sepak Bola

Baca juga: Ekspresi Ganjar Pranowo saat Jokowi Ditanya Soal Partai NasDem Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024

 

Puasa Kafarat wajib dilakukan apabila seorang muslim melanggar aturan di bawah ini:

- Berhubungan suami istri saat siang hari di bulan Ramadhan, maka wajib membayar puasa selama dua bulan berturut-turut.

- Tidak dapat memenuhi nazar atau sumpah atas nama Allah, maka harus berpuasa selama tiga hari.

- Membunuh secara tidak sengaja, maka harus membayar dengan puasa selama dua bulan berturut-turut.

- Melakukan zihar, yakni apabila suami menyamakan istri dengan ibunya maka harus melakukan puasa selama dua bulan berturut-turut.

- Mencukur rambut saat ihram, maka berpuasa selama tiga hari berturut-turut.

- Apabila seseorang mengerjakan haji secara tamattu atau qiran, maka wajib mengerjakan puasa selama sepuluh hari.

ILUSTRASI Puasa
ILUSTRASI Puasa (HO/Tribun Medan)

Niat Puasa Kafarat

Apabila kamu melanggar salah satu aturan di atas, maka wajib untukmu melaksanakan Puasa Kafarat.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved