Dibebaskan dari Penjara

Kejari Simalungun Bebaskan Pelaku Pencuri Tandan Kelapa Sawit Milik PTPN IV Kebun Tinjowan

Kejari Simalungun membebaskan pelaku pencurian tandan buah kelapa sawit berdasarkan keadilan restoratif Justice, Kamis (6/10/2022) siang.

Kejari Simalungun Bebaskan Pelaku Pencuri Tandan Kelapa Sawit Milik PTPN IV Kebun Tinjowan

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun membebaskan pelaku pencurian tandan buah kelapa sawit bernama Fadely Arbi (29) berdasarkan keadilan restoratif Justice, Kamis (6/10/2022) siang.

Bebasnya Fadely ini pun disambut air mata ceria dari sang istri yang hadir di sampingnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun, Bobby Sandri yang melepaskan langsung pakaian tahanan Fadely menyampaikan bahwa yang bersangkutan mencuri empat tandan buah kelapa sawit senilai Rp 271 ribu, dengan tujuan uang hasil penjualan untuk mempersiapkan administrasi pendaftaran pekerjaan.

Hanya saja, 4 tandan buah kelapa sawit (berat 108 kg) yang dicuri dari PTPN IV Kebun Tinjowan - Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun pada 27 Agustus 2022 itu, belum sempat dijualnya.

“Pelaku atas nama Fadely Arbi, mencuri empat tandan kelapa sawit senilai Rp 230 ribu. Dia sudah ditahan dua minggu,” kata Bobbi Sandri.

Lanjut Mantan Kasi Penkum Kejati Sumut ini, Fadely Arbi dalam pencurian yang dilakukannya tersebut telah diampuni atau permohonanan maaf diterima oleh Manajemen PTPN IV Kebun Tinjowan.

“Dan Pertimbangan kita, kenapa dia dibebaskan; dia sama sekali belum pernah melakukan tindak pidana. Kedua, karena dia mau melamar kerja sehingga mencuri. Dan ketiga ada permohonan maaf yang dikabulkan PTPN,” kata Bobbi.

Tak cuma di situ saja, Kejaksaan Negeri Simalungun juga telah melihat bagaimana status kehidupan Fadely Arbi di lingkungannya selama ini, yang mana masyarakat menilai Fadely orang yang baik selama ini dan belum pernah bermasalah.

“Perkebunan mau dimediasi, dan kita melihat posisi keluarga dan karakter pelaku di lingkungan, sehingga RJ dikabulkan,” jelas Bobbi.

Sementara itu, Fadely Arbi didampingi istrinya, menyampaikan rasa terima kasihnya lantaran telah dibebaskan dari penahanan yang berlangsung selama dia pekan di Lapas Klas IIA Pematangsiantar.

Dia sendiri mengaku baru mendapat kabar dibebaskan beberapa jam sebelumnya.

“Tidak ada diminta atau dipungut biaya. Baru tadi dikabari (bebas). Ya saya senang,” kata ayah satu anak ini.

Kepada Tribun Medan, ia pun mengaku sekembalinya ke rumah akan hidup lebih baik dengan mencari kerja keluar kota.

“Rencana merantau keluar kota ini, bang,” tutupnya.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved