Breaking News:

News Video

Kenikmatan Nasi Kebuli Ayam Guling, Makanan Timur Tengah Kearifan Lokal

Nasi kebuli merupakan sajian makanan khas negara Timur Tengah yang biasa disajikan dalam porsi besar ditemani oleh kambing guling

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Nasi kebuli merupakan sajian makanan khas negara Timur Tengah yang biasa disajikan dalam porsi besar ditemani oleh kambing guling utuh dan kismis dimakan secara beramai-ramai.

Nasi khas ini diolah menggunakan beras basmati yang memiliki kadar gula yang rendah sehingga bila dimasak bersama rempah khas arab, seluruh bumbu meresap hingga kedalam.

Di Kabupaten Asahan, kini sudah bisa ditemui hidangan nasi kebuli di warung khas Timur Tengah, Ayam Guling Barokah yang terletak di Jalan Hos Cokroaminoto, Kisaran, Kabupaten Asahan.

Di warung barokah ini, kamu bisa menemui nasi kebuli ayam guling. Yangmana menu ini merupakan modifikasi dari nasi khas Timur Tengah menjadi kearifan lokal Indonesia.

Nasi Kebuli yang biasa berteman santap dengan kambing guling, di warung ayam guling barokah ini, nasi kebuli di santap dengan ayam guling utuh yang dibakar langsung.

Herman, pemilik warung ayam guling barokah mengaku, mendapatkan ide membuka nasi kebuli tersebut saat masa covid-19 yang tidak bisa membawanya kembali ke tanah suci mekah.

"Saya dulunya travel umrah, jadi disana banyak yang jual nasi kebuli. Kemudian, pada tahun 2019 lalu covid-19 melanda dan tidak bisa ke Mekah. Sehingga saya coba buka ini dan saya modifikasi dengan ayam guling utuh," kata Herman.

Ia mengatakan, pemilihan ayam guling dikarenakan di sepanjang perjalanan umrahnya, banyak pedagang timur tengah yang menjual ayam guling utuh di sepanjang jalan kota Madina maupun mekah.

"Jadi, saya kombinasikan. Yang kebetulan ayam juga merupakan makanan favorit di Indonesia juga," ujarnya.

Katanya, untuk satu porsi nasi kebuli yang dijual olehnya, dibandrol dengan harga Rp 127 ribu dalam porsi jumbo yang dapat dimakan bersama empat atau lima orang.

"Kalau porsi kecil juga ada. Rp 20 ribu satu porsi untuk makan satu orang. Kalau ayamnya kami banderol dengan harga Rp 50 ribu per ekor," ujarnya.

Kata Herman, ayam yang dipakai oleh warung mereka merupakan ayam pilihan sehingga daging ayamnya menjadi lembut dan bumbu meresap hingga ketulang.

"Makanya di selingan kami itu, nikmatnya sampai ke tulang. Karena bumbunya bisa sampai ke tulang," ujarnya.

Untuk menambah kenikmatan dan lebih terasa seperti di timur tengah, kamu wajib memesan jus kurma yang memiliki rasa manis dan kental.

Bustami Chie Pit, pelanggan warung ayam guling barokah mengaku harga yang disajikan oleh warung tersebut sangatlah ekonomis.

"Ekonomis ya. Kalau harga saya rasa murah. Karena bisa makan berempat. Kemudian, biasanyakan disajikan pakai kambing dan nasinya di kukus dengan susu. Disini di modifikasi, jadi yang namanya kolesterol gaada. Kami yang udah berumur ini bisa mengkonsumsinya," kata Bustami.

(cr2/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved