News Video

Merespons Permintaan Maaf Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Mengaku Tak Mau Mendahului Hukum

Mengenai permintaan maaf dari Ferdy Sambo, menurut Ayah Brigadir J, proses hukum harus berjalan sampai tuntas terlebih dahulu.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Mengenai permintaan maaf dari Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat angkat bicara.

Samuel Hutabarat mengaku tak mau mendahului hukum.

Menurut Ayah Brigadir J tersebut, proses hukum harus berjalan sampai tuntas terlebih dahulu.

Dikutip dari Tribunnews.com, Samuel memahami, selayaknya manusia hidup itu harus saling memaafkan dan mengampuni.

Namun, ia sebagai warga negara hukum tak mau membahas soal permintaan maaf Sambo.

Hal ini terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Samuel berprinsip agar proses hukum berjalan sampai tuntas.

"Terkait dari permintaan maaf dari Ferdy Sambo itu memang hal yang wajar dilakukan antar sesama manusia."

Ia mengaku tak mau mendahului hukum.

"Tapi saya orang tua (atau) ayah dari almarhum Brigadir Yosua, saya tidak mau mendahului hukum."

"Negara kita ini negara hukum, kiranya sesudah selesai nanti proses hukumnya, baru kita berbicara soal memaafkan," ujarnya.

Sehingga bila nanti proses hukum selesai baru membahas permintaan maaf Sambo.

"Memang kita dianjurkan sesama manusia saling memaafkan, tapi kita tinggal di negara hukum kita biarkan dulu proses hukum berjalan," kata Samuel Hutabarat.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Sambo menyampaikan permohonan maaf terhadap pihak-pihak yang dirugikan dan terdampak atas perbuatannya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved