News Video

Perekam Video Kanjuruhan DICULIK? Keberadaan Kelpin Masih Dicari, LPSK Tawarkan Perlindungan

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) meminta kepada pengunggah video detik-detik menumpuknya korban tewas Kerusuhan Kanjuruhan di pintu t

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - LPSK meminta agar perekam sekaligus pengunggah video tragedi kerusuhan Kanjuruhan agar segera mengajukan permohonan perlindungan.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga meminta kepada pengunggah video detik-detik menumpuknya korban tewas Kerusuhan Kanjuruhan di pintu tribun 13.

Hal ini lantaran menyusul kabar diculiknya perekam sekaligus pengunggah tersebut oleh aparat kepolisian.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengungkapkan, perekam dan pengunggah diketahui bernama Kelpin.

Kelpin diketahui diculik seusai mengunggah video mencekamnya kerusuhan di pintu 13 yang disebut banyak memakan korban jiwa.

Namun, hingga Kamis (6/10/2022), pihak LPSK belum kunjung bertemu dengan Kelpin.

Sebagai langkah tindak lanjut, LPSK kini sedang mencari informasi kontak sekaligus keberadaan Kelpin.

Karenanya, dia meminta kepada siapapun yang mengenal dan memiliki kontak Kelpin untuk segera memberitahu kepada LPSK.

Di sisi lain, Edwin juga menyatakan keterbukaan bagi siapapun yang menjadi saksi dan korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, untuk mengajukan permohonan perlindungan.

Pihaknya meminta kepada seluruh Aremania, supporter Arema Malang, untuk tidak segan memberikan kesaksian.

Pengakuan dari Aremania dinilai penting guna mengungkap tragedi sebenarnya.

Dengan begitu, maka LPSK kata Edwin menyatakan siap memberikan perlindungan kepada siapapun yang merasa menjadi saksi dan korban dalam tragedi nahas yang menyebabkan sedikitnya 130 orang meninggal dunia.

Adapun permohonan perlindungan itu bisa dilakukan melalui WhatsApp resmi LPSK di nomor 0857-7001-0048 atau melalui aplikasi perlindungan LPSK. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved