Breaking News:

Pasar Bundar

Baru Tiga Pengusaha di Pasar Bundar Kota Binjai yang Baru Bayar Retribusi, Sisanya Masih Menunggak

Dari belasan pengusaha di Pasar Bundar Kota Binjai, baru tiga orang saja yang membayar retribusi kepada Pemko Binjai

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Ruko Pasar Bundar Binjai yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, Sumatera Utara, Jumat (7/10/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI - Dari belasan pengusaha yang menyewa ruko di Pasar Bundar Kota Binjai, baru tiga saja yang membayar retribusi kepada Pemko Binjai.

Sisanya, masih menunggak dan terkesan enggan membayar retribusi.

Menurut Kepala Sub Bidang Pajak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Binjai, Roland Panjaitan, tiga orang pengusaha membayar lunas tunggakannya.

Tapi Roland tidak merinci jumlah keseluruhan retribusi yang sudah dibayar. 

Baca juga: 14 Ruko di Pasar Bundar Dibiarkan Tunggak Sewa Sejak Tahun 2013, Bikin Rugi Pemko Binjai

"Sudah ada yang bayar lunas, tiga ruko," ujar Roland, Selasa (11/10/2022).

Terpisah, Kadisnakerperindag Kota Binjai, Hamdani Hasibuan mengatakan tengah berusaha mengejar Pendapatan Asli daerah (PAD) Kota Binjai ari sektor retribusi tersebut. 

"Kami kejar tunggakan yang sudah ada ketetapan. Saat ini ada yang sudah membayar, dan ada yang sedang berproses," tukas ujar Hamdani.

Diketahui, sebanyak 14 ruko di Pasar Bundar Binjai, Jalan Jendral Sudirman, Kota Binjai, Sumatera Utara, yang tercatat sebagi aset milik Pemko Binjai menunggak pembayaran retribusi penyewaan bangunan.

Baca juga: Wakil Wali Kota Binjai Berang, Ancam Copot Anak Buah yang Membangkang

Para pengusaha yang menyewa ruko tersebut, beragam menunggak bayar retribusi kepada Pemko Binjai demi menggenjot PAD.

Ada yang menunggak bayar retribusi dari tahun 2013, 2014, 2015 dan 2020. Serta besaran tunggakan pun juga bervariasi.

Namun ditotal keseluruhan, tunggakan retribusi dari para pengusaha senilai Rp 436 juta. Alhasil PAD Kota Binjai pun tak tercapai dari yang ditargetkan.

Adapun Pemko Binjai menargetkan PAD dari sektor retribusi pemakaian kekayaan daerah senilai Rp 13,8 miliar pada tahun 2021.

Baca juga: Penerimaan Tamtama Polri, Polres Ajak Pemuda Kota Binjai Segera Daftarkan Diri

Namun, realisasi yang mampu diraih Pemko Binjai sebesar Rp 45 juta atau 0,33 persen.

Dalam target PAD dari sektor retribusi pemakaian kekayaan daerah ini, Pemko Binjai menargetkan capaian PAD senilai Rp 2,1 miliar.

Namun hal tersebut juga tidak terealisasi. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved