Breaking News:

Rusia vs Ukraina

Usai Ledakan Jembatan Krimea, Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina

Serangan pertama diluncurkan Rusia dengan menembakan tiga rudal ke arah kota Kyiv pada Senin (10/10/2022) sekira 08.00 waktu setempat. Tak berselang

Editor: heryanto
Tribun Medan
Seusai Ledakan Jembatan Krimea, Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina 

Usai Ledakan Jembatan Krimea, Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina

TRIBUNMEDAN.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin murka setelah mengetahui ledakan yang terjadi di Jembatan Krimea pada pada Sabtu (8/10/2022) kemarin.

Putin langsung mengambil tindakan merudal lima kota di Ukraina termasuk Ibu Kota Kyiv.

Dikutip dari Tribunnews.com, sebelumnya Ukraina membantah terlibat dalam ledakan di Jembatan Krimea.

Namun, Kepala Negara Rusia meyakini bahwa insiden ledakan yang terjadi di jembatan itu merupakan ulah dari tentara Ukraina.

Diketahui, jembatan tersebut sangat penting bagi Moskwa sebagai penghubung aktivitas ekonomi Semenanjung Krimea dan Rusia.

Serangan pertama diluncurkan Rusia dengan menembakan tiga rudal ke arah kota Kyiv pada Senin (10/10/2022) sekira 08.00 waktu setempat.

Tak berselang lama, sejumlah ledakan dilaporkan juga terjadi di sejumlah kota – kota besar Ukraina.

Baca juga: SUMPAH ZELENSKY Buat Medan Perang Menyakitkan Untuk Pasukan Rusia, Siap Porak-porandakan Moskow

Baca juga: SERANGAN BRUTAL RUSIA Bombardir Kiev, Pemerintah Ukraina Minta Bantuan Dunia Hadapi Moskow

Kota-kota yang menjadi sasaran Rusia tersebut di antaranya Lviv, Ternopil dan Zhytomyr di Ukraina barat.

Disebutkan, serangan tersebut baru permulaan sebagai balasan ledakan yang terjadi di Jembatan Krimea diyakini ulah Ukraina.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev.

Ia menerangkan, serangan rudal Rusia ke Kyiv merupakan episode pertama.

"Episode pertama telah diputar. Akan ada orang lain. Dan selanjutnya," ujar Medvedev.

Medvedev menyebut Ukraina dalam konfigurasinya saat ini dengan rezim politik Nazi.

Hal ini akan menimbulkan ancaman yang konstan, langsung, dan jelas bagi Rusia.

"Negara Ukraina dalam konfigurasinya saat ini dengan rezim politik Nazi akan menimbulkan ancaman yang konstan, langsung, dan jelas bagi Rusia," tukasnya.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved