Okupansi Hotel di Sumut Diprediksi Meningkat hingga Akhir Tahun

Namun, dikatakannya, tingkat okupansi saat ini belum bisa mendekati 100 persen.

Tayang:
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/DOKUMEN
Tamu sedang check in di Cambridge Hotel Jalan S Parman, Medan. Menjelang pergantian tahun okupansi hotel di Medan diperkirakan akan meningkat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Okupansi perhotelan di Sumatra Utara mengalami pertumbuhan cukup baik hingga September 2022.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana menyampaikan, geliat perhotelan diprediksi akan terus naik hingga akhir tahun.

Ia mengatakan, okupansi perhotelan terus naik saat ini bahkan sudah di atas 50 persen. Namun, dikatakannya, tingkat okupansi saat ini belum bisa mendekati 100 persen.

"Hal itu karena kalau hotel di Medan ini tergantung MICE dan kalau di daerah itu wisata dan MICE, oleh karena itu belum bisa mendekati 100 persen, " ujarnya, Selasa (18/10/2022).

Baca juga: Tingkat Okupansi Hotel Sumut Capai 70 Persen

Denny mengatakan, ia memprediksi bahwa hingga akhir tahun, okupansi hotel akan mampu mencapai 70 persen apabila tidak ada lagi kebijakan pembatasan untuk pandemi Covid-19.

"Kondisi pandemi ini belum bisa prediksi karena kita tergantung kebijakan. Tapi kalau misalnya tidak ada permasalahan lagi, kita optimis bisa sampai 70 persen," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, ada terjadi penurunan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) sebesar 43,34 persen, turun 5 persen dibanding Juli 2022 sebesar 48,74 persen.

Dimana hotel bintang lima sejauh ini masih mendominasi di atas 50 persen yaitu 66,18 persen, dan hotel bintang empat sebesar 57,58 persen. Kemudian, hotel bintang satu tercatat masih berada di angka 21,09 persen dan terendah untuk hotel berbintang.

"Masyarakat ini kan butuhnya staycation atau pun bisnis, jadi memang lebih memilih hotel dengan bintang kelas atas," tuturnya.

Sementara itu, terjadi penurunan lama menginap tamu asing per Agustus 2022 rata-rata 1,60 hari, turun 0,83 persen dibanding Juli 2022. Penurunan ini juga diikuti oleh tamu Indonesia per Agustus 2022 mencapai 1,43 hari yang sebelumnya 1,56 hari pada Juli 2022.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved