Kematian Brigadir J
Viral Video Putri Candrawathi Bertingkah seperti Ini saat Sidang Bersama Pengacara
Publik curiga jika tangsian Putri Chandrawati saat sidang berlangsung hanyalah akting. Sebab , beredar video saat Putri seakan mencari arah kamera.
TRIBUN-MEDAN.com – Publik terus mengikuti perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo, Putri Chandrawati dan beberapa tersangka lainnya.
Terbaru, beberapa tersangka telah menjalani sidang kasus pembunuhan Brigadir J, pada Senin (19/10/2022), termasuk Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati.
Gerak-gerik Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati , ketika menjalani sidang pun menjadi sorotan.
Baca juga: Berita Populer Tribun Medan Hari Ini, Bandar Sabu Divonis 13 Tahun Penjara, Cara Cek Resi Anteraja
Contohnya saja, publik ikut menyoroti perilaku Ferdy Sambo yang selalu membawa buku catatan hitamnya, dalam setiap momen.
Baca juga: Bangunan Kafe Milik Bos Judi Online di Cemara Asri Disita, Pengunjung Berhamburan saat Polisi Datang
Kemudian, beberapa gerak-gerik dari Putri Chandrawati juga dinilai mencurigakan oleh publik.
Publik curiga jika tangsian Putri Chandrawati saat sidang berlangsung hanyalah akting.
Sebab , beredar video saat Putri seakan mencari arah kamera.
Saat kamera mengarah ke wajahnya, Putri Chandrawati pun langsung menangis dan menyeka air matanya.
Video itu viral dan diunggah sejumlah akun gosip di Instagram.
Tak hanya itu saja, baru-baru ini juga beredar video ketika Putri berinteraksi dengan pengacaranya.
Momen itu terjadi usai sidang kasus pembunuhan Brigadir J, diskors oleh Ketua Majelis Hakim.
Saat itu seluruh penasihat hukum Putri Chandrawati, sebanyak lima orang langsung berdiri dan mengililinginya.
Putri tampak berdiskusi dengan kuasa hukumnya.
Tak lama, Putri terlihat genit dengan menyentuh salah seorang pengacaranya.
Di situ, ia juga terlihat tersenyum dan sempat bercanda dengan sang pengacara.
Aksi PC tersebut, tentu saja menjadi gunjingan warganet.
Terlebih sebelumnya, Putri mengaku depresi karena menjadi korban pelecehan seksual yang disebut dilakukan oleh Brigadir J.
Namun dalam video tersebut Putri sama sekali tak terlihat depresi.
Video tersebut juga diunggah ulang oleh akun @rumpi_gosip, warganet ramai meramaikan kolom komentar video tersebut.
"Waduh jangan-jangan dia memutar balikkan fakta nih, padahal dia yang berusaha melecehkan Brigadir J," ujar salah satu warganet.
"Kupikir cuma aku yang memperhatikan tingkah ini sewaktu pertama melihatnya, trnyata ada yang membahas, terima kasih," ujar lainnya.
"Oh orang lagi depresi berat, habis sexual abuse tuh kayak gini modelannya?" komentar warganet lain.
“Duh semakin percaya kalau emang PC yang genit sama Brigadir J,” timpal lainnya.
Diberitakan sebelumnya, Putri Candrawati mengaku kepada suaminya, Ferdy Sambo bahwa ia telah dilecehkan oleh Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J
Hal itu diungkapkan jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dalam pembacaan surat dakwaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Menurut pengakuan Putri kepada Sambo, pelecehan oleh Yosua terjadi di dalam kamar rumahnya yang berada di Magelang, Jawa Tengah.
"Putri Candrawathi mengaku telah dilecehkan oleh korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," papar jaksa Rudy Irmawan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022)..
"Mendengar cerita sepihak yang belum pasti kebenarannya tersebut, Ferdy Sambo menjadi marah," ungkap jaksa.
Menurut jaksa, dengan kecerdasan dan pengalaman selama puluhan tahun menjadi anggota kepolisian Ferdy Sambo berusaha menenangkan diri untuk memikirkan stragegi menghabisi nyawa Yosua.
Sambo kemudian merencanakan pumbunuhan tersebut yang melibatkan Putri, Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
Pembunuhan berencana terhadap Yosua itu dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren III pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.
Sambo meminta Ricky untuk menembak Yosua tetapi mendapat penolakan.
Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu akhirnya meminta Richard untuk mengeksekusi Yosua dan disanggupi.
Dengan senjata api Glock-17, Richard melontarkan tiga atau empat kali tembakan ke arah Yosua.
Namun, Yosua disebut belum tewas dan masih bergerak kesakitan setelah menerima tembakan tersebut.
Untuk memastikan Yosua benar-benar tak bernyawa lagi, Sambo kemudian menembak sebanyak satu kali tepat ke arah kepala bagian belakang sisi kiri mantan anak buahnya itu.
(cr18/tribun- medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Putri-Chandrawati_Otak-pembunuhan-Brigadir-J.jpg)