Wisata Sumut

Kuala Bali Farm, Destinasi Wisata Baru Sergai dengan Sensasi Menginap di Tengah Kebun

Kabupaten Serdang Bedagai memiliki ekowisata baru bernama Kuala Bali Fram yang berada di Desa Kuala Bali, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Sergai.

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/ HO
Suasana di ekowisata Kuala Bali Fram yang berada di Desa Kuala Bali, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Sergai. 

TRIBUN-MEDAN. com, SERGAI - Kabupaten Serdang Bedagai memiliki ekowisata baru bernama Kuala Bali Farm yang berada di Desa Kuala Bali, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Sergai.

Di tempat ini parawisatawan dapat menikmati pemandangan yang indah dan menginap di perkebunan dengan berbagai jenis tanaman buah seluas 10 hektare. 

Kuala Bali Farm resmi dibuka oleh Bupati Sergai Darma Wijaya pada Minggu (23/10/2022) semalam. Kuala Bali Farm memadukan keindahan alam, resort hingga kolam renang, di tengah perkebunan buah yang siap dipetik langsung dari pohonnya.

"Tentunya kehadiran agrowisata seperti ini sangat kami sambut, mengingat masih perlunya dukungan, saran dan masukan demi semakin berkembangnya agrowisata lainnya di Sergai,” ujar Darma Wijaya, Senin (24/10/2022). 

Kwala Bali Farm rencananya mulai diresmikan pada tahun 2020 lalu. Namun rencana itu kata Darma Wijaya terpaksa tunda karena adanya pandemi Covid-19. 

"Namun harus mengalami penundaan lebih dari dua tahun, sehingga baru terlaksana pada hari ini. Akan tetapi dapat kita ambil hikmahnya, berkat kesabaran dan kerja keras pihak pengelola, hari ini kita dapat saksikan dan nikmati bersama-sama keindahan tempat ini," tutur dia. 

Darma Wijaya mengatakan, kehadiran ekowisata Kuala Bali Farm melengkapi wisata yang ada di Sergai setelah sebelumnya ada Desa Wisata Bulu Diri yang memiliki arum jeram. 

Kata dia, pihaknya terus melakukan upaya penyediaan tempat tempat wisata di Sergai untuk mendorong perekonomian rakyat. 

"Kita harapkan bagi pengelola agrowisata Kwala Bali Farm ini untuk lebih mengembangkan dan menjadikannya sebagai penggerak ekonomi dengan mengedepankan kearifan lokal. Sehingga ke depannya dapat jadi destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat," kata Darma Wijaya. 

Sementara itu Farma Yossie Rosanty, menerangkan, kawasan agrowisata Kwala menyediakan berbagai macam buah-buahan populer seperti berbagai jenis durian, alpukat, manggis, kelapa pandan wangi, rambutan, jambu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

“Kalau sudah masuk masa panen, maka wisatawan dapat secara langsung bisa memanen sekaligus menikmati hasilnya dengan sistem paket," kata Darma. 

Tak hanya itu, pihaknya juga tengah membuat sarana lainnya seperti ula kolam renang, restoran, dan bermacam spot foto yang menarik. 

"Nantinya pada 1 November, kami akan merilis vila yang bisa dijadikan tempat menginap bagi pengunjung. Jadi isilahnya instagramable untuk kenyamanan pengunjung," tutup dia. 

(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved