News Video
Putri Candrawathi Diduga Jadi Otak Sebenarnya Pembunuhan Brigadir J, Bukan Ferdy Sambo?
Pihak pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap otak sebenarnya pembunuhan kliennya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Pihak pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap otak sebenarnya pembunuhan kliennya.
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak beberkan fakta mengejutkan ketika sidang perdana Ferdy Sambo CS di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) beberapa waktu lalu.
Kamaruddin mengatakan bukan Ferdy Sambo, melainkan Putri Candrawathi lah diduga jadi otak sesungguhnya insiden pembunuhan Brigadir J.
Ferdy Sambo hanya mengikuti skenario Putri.
Kamaruddin menjelaskan, Putri lah yang menyiapkan uang, merancang pembunuhan dan menyusun skenario perannya sendiri dalam kejadian naas tersebut.
Makanya kata Kamaruddia, sudah tepat jika Putri Candrawathi dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.
Dugaannya Putri tega membunuh Brigadir J karena tidak bisa mendapatkan kepuasannya. Brigadir J menolak Putri mentah mentah.
Makanya Putri disebut sengaja memprovokasi Ferdy Sambo.
Seperti diketahui, Birgadir J ditembak Ferdy Sambo dan rekan sesama ajudannya, Bharada E atau Bharada Richard Eliezer.
Selanjutnya Ferdy Sambo menyusun skenario seolah Bharada E dan Brigadirnya terlibat perselisihan hingga saling tembak dan hanya menewaskan satu pihak.
Lantas skenario tersebut tidak berjalan mulus meski dibantu dan ditutupi sejumlah pihak petinggi polisi.
(TRIBUN-TIMUR.COM)