Jong Bataks Arts Festival

Jong Batak's Arts Festival Ke-9, ajak Anak Muda Bergerak dengan Ekspresif

Rumah Karya Indonesia sukses menggelar Jong Batak's Arts Festival (JBAF) ke 9, dengan tema bergerak dengan ekspresif melihat dengan toleransi.

Jong Batak's Arts Festival Ke-9, ajak Anak Muda Bergerak dengan Ekspresif

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Rumah Karya Indonesia sukses menggelar Jong Batak's Arts Festival (JBAF) ke 9 tahun 2022, dengan tema bergerak dengan ekspresif melihat dengan toleransi.

JBAF kali ini mengajak anak muda untuk bergerak dengan ekspresif. Hal ini disampaikan oleh Audrin Manurung Direktur JBAF, Minggu (29/10/2022).

Audrin mengajak anak muda khususnya Seniman muda untuk memiliki kemampuan mengolah rasa dalam hal ini berkarya dengan bebas dan memandang segala perbedaan yang ada dengan tenggang rasa yang tinggi. Kali ini JBAF memberi kesempatan kepada para seniman menciptakan komposisi baru yang dikemas dengan baik dan melahirkan karya yang berwarna.

"Sama seperti musik kan terdiri dari berbagai genre ada pop, metal, rock, dan lain sebagainya atau baik yang bermain tradisi ataupun kontemporer, semua harus mendapat ruang dan kesempatan yang sama," ujar Audrin.

Audrin ingin tidak ada pengkotak-kotakan pertunjukan seni.

JBAF #9 dilaksanakan dalam memperingati hari Sumpah Pemuda, sebagai moment refleksi Sumpah Pemuda. Berlangsung selama dua hari yakni pada 28-29 Oktober di Gedung Keong, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Dimeriahkan dengan ragam penampilan seni tradisi, juga yang terkhusus 2 karya yaitu teater dengan judul "Hari Terakhir Mangkutat" yang disutradarai oleh Ilhan Rifandi dan pertunjukan musik "Hymnetnodigma" yang dibawakan oleh Roots band berkolaborasi dengan Eta Margondang.

"Bedanya JBAF tahun ini yakni pertama kali lagi kita buat secara offline, melihat antusias temen-temen yang mengisi panggung maupun yang hadir menyaksikan sangat luar biasa," pungkasnya.

Selain itu, ada berbagai pertunjukan dari seniman-seniman lokal, yakni performing arts dari Mahasiswa FBS Unimed, Himapsi Unimed, Sanggar Sihoda, Aka Bodi Theater, Big Band Medan, Eight Band, Nostal Band, Sanggar Permata Tanjung Pura, SMP Adyaksa, Sanggar Engel Elkanaen Samosir, Gemilang SMK 11 Medan, Vocapella, Rumah Tetamus, Semubakers, Bandar Peran, Sanggar Seni Jolo New, Ganayuda, Hayuara, Avila, Jingar, dan Broderhood.

"Mengekspresikan karya anak muda secara langsung, kita juga tahun ini mengundang banyak sanggar baik dari kota Medan maupun dari luar kota Medan," jelasnya.

(cr26/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved