Pembuangan Bayi

KEDINGINAN, Bayi Merah Dibuang Ibunya di Dalam Kardus Biskuit, Syukur Lekas Diketahui

Bayi merah seberat 2,6 kilogram dibuang ibunya di depan rumah warga. Untung saja lekas ditemukan dan diselamatkan

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Penemuan bayi merah sempat bikin heboh warga di Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Seorang ibu di Kota Siantar tega membuang bayi merah yang baru saja dilahirkan menggunakan kardus biskuit.

Dalam kondisi kedinginan, bayi merah berjenis kelamin perempuan seberat 2,6 kilogram itu ditinggal di depan rumah Zuhra (31) yang ada di Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

Menurut Zuhra, bayi merah itu dibuang pada Sabtu (29/10/2022) tengah malam.

Dari cerita Zuhra, sekira pukul 23.00 WIB, dia tengah menunggu suaminya pulang kerja.

Baca juga: Kisah Gadis Dulu Sewaktu Bayi Dibuang, Usai Jadi Dokter Ortunya Datang Bawa 1 M Minta Lagi Jadi Anak

Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya. 

Karena sendirian, Zuhra sempat takut.

“Pokoknya ada kedengaran suara kereta (sepeda motor). Keretanya matik. Baru ada ketukan ke pintu dua kali dan manggil ‘kak’ gitu. Baru dia jalan ke samping. Setelah meletakkan sesuatu baru pergi,” ujar Zuhra saat ditemui reporter Tribun Medan, Senin (31/10/2022).

Selanjutnya, tak lama kemudian suami Zuhra pulang.

Baca juga: Viral Bayi Perempuan Ditemukan di Dekat Kandang Sapi, Kondisi Dalam Keadaan Dibungkus Karung Beras

Suaminya kaget, karena ada kardus biskuit berisi bayi perempuan dengan kondisi dibedung atau dibalut kain.

“Terus dia (suami) buka pintu, dan nanya apa itu? Ternyata bayi,” cerita Zuhra yang baru tinggal sebulan di rumah tersebut.

Para tetangga Zuhra yang masih terjaga malam itu pun berinisiatif memanggil Nasaruddin, Ketua RT 01/03 Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

Warga pun menitipkan bayi malang tersebut untuk diasuh sementara waktu oleh RT dan istrinya.

Baca juga: GEGER! Bayi Perempuan Cantik Baru Lahir Ditemukan di Kandang Sapi, Untung Cepat Ditemukan

Adapun Ketua RT, Nasaruddin yang ditemui di rumahnya mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah atasan maupun kepolisian Polres Siantar.

Lebih lanjut mengenai status asuh bayi masih menunggu rekomendasi pemerintah.

“Untuk selanjutnya kita tunggu rekomendasi dari pemerintah seperti apa. Karena memang, andaikan bayi ini diasuh oleh orang lain, tertuanya harus dilalukan asesmen terhadap latar belakang orangtua sambungnya,” kata pria bapak yang akrab disapa Udin ini.

Baca juga: Demi Selamatkan Bayi, Pria Ini Sampai Patah Kaki Terinjak di Stadion Kanjuruhan, Jatuh & Terinjak

Menurut Nasaruddin, kondisi bayi saat ini sehat wal afiat.

Saat ditemukan pertama kali, kepala bayi masih berlendir dan tali pusat masih panjang. 

“Kondisi bayi normal. Cuma tali pusatnya belum terpotong seperti bayi yang lahir dan dirawat baik,” kata Nasaruddin.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved