Sidang Ferdy Sambo

BIKIN KAGET, Kuat Ma'ruf Bukan Sopir Biasa di Keluarga Sambo ?

Hakim kaget peran Kuat Ma'ruf di keluarga Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi bukan sopir biasa.

Editor: Tria Rizki
Tribun Medan/HO
BIKIN KAGET, Kuat Ma'ruf Bukan Sopir Biasa di Keluarga Sambo 

TRIBUN-MEDAN.com – Kasus pembunuhan Brigadir J terus bergulir, warganet menyoroti sosok Kuat Ma'ruf sebagai sopir di keluarga Sambo.

Tak hanya itu, majelis hakim pun merasa heran dengan Kuat Ma'ruf itu.

Dilansir dari Tribunnews, Hakim Anggota Morgan Simanjutak mengatakan Kuat Ma'ruf pengaruhnya luar biasa.

Pasalnya, dia bisa menyuruh-nyuruh ajudan Ferdy Sambo yang merupakan anggota polisi.

Saat persidangan, ART Susi menceritakan jika Kuat Ma'ruf larang Brigadir J mengangkat Putri Candrawathi pindah ke ruangan atas.

Menurutnya, ada peristiwa Brigadir J hendak mengangkat tubuh Putri Candrawathi tapi dilarang oleh Kuat Ma'ruf.

Susi menjelaskan, Kuat Maruf saat itu meminta tolong padanya untuk mengangkat Putri Candrawathi yang tengah istirahat di sofa.

"Sus, tolong Ibu (Putri Candrawathi) papah ke atas," ucap Susi menirukan perkataan Kuat Maruf, dilansir Tribunnews. 

Mendengar pernyataan tersebut, hakim pun merasa ada yang janggal.

"Kenapa jadi si Kuat yang melarang? Ini kok Kuat pengaruhnya besar sekali," ujar hakim anggota Morgan Simanjutak. 

Kuat Ma'ruf sempat memegang tubuh Putri Candrawathi untuk memastikan kondisi tubuh Putri saat tergeletak di kamar mandi.

Susi mengatakan pada waktu itu ada insiden Putri Candrawathi terjatuh di kamar mandi yang berada di lantai dua rumah.

Ia mengaku disuruh Kuat Ma'ruf agar naik ke lantai atas untuk memeriksa Putri Candrawathi

Hakim kemudian bertanya soal pakaian apa yang digunakan Putri saat itu.
 
Hal itu ditanyakan hakim karena Susi menyebut sempat menyentuh tubuh dan kaki Putri yang disebutnya terasa dingin saat tergeletak di kamar mandi. 

Susi menyebut Kuat Ma'ruf juga sempat memegang tubuh Putri Candrawathi untuk memastikan kondisi tubuh Putri. 

Namun hakim menaruh curiga, mengapa Kuat berani menyentuh tubuh Putri, padahal Kuat merupakan sopir. 

"Om Kuat sopir? Kok berani dia megang tubuhnya? Kok dia berani megang tubuhnya?," ujar hakim di persidangan. 

(*/tribun-medan.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved