Breaking News:

Viral Medsos

FAKTA-FAKTA Pengakuan Ismail Bolong Setor Uang Rp6 Miliar ke Petinggi Polri Terkait Tambang Ilegal

5 Fakta Pengakuan Ismail Bolong Setor Uang Tambang Ilegal hingga Miliar rupiah ke Petinggi Polri

TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Pengakuan Ismail Bolong terkait bisnis tambang ilegal miliknya hingga terkait dengan petinggi Polri. Berikut fakta-fakta pengakuan Ismail Bolong yang viral di media sosial. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Video seorang pria yang dipanggil dengan nama Ismail Bolong baru-baru ini membuat geger.

Pasalnya, video pengakuan Ismail Bolong itu menyeret nama petinggi Polri.

Sontak, video Ismail Bolong itu pun viral di jagat dunia maya.

Video Ismail Bolong yang mengaku sebagai pengepul batu bara ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim), beredar di media sosial.

Dalam videonya, Ismail Bolong mengaku pernah menyetorkan uang kepada seorang perwira tinggi Polri.

Ismail Bolong mengklaim, dirinya memperoleh keuntungan dari hasil pengepulan dan penjualan tambang batu bara ilegal mencapai Rp 5-10 miliar setiap bulan.

Keuntungan yang didapat itu terhitung sejak Juli 2020 hingga November 2021.

Ismail Bolong juga mengaku telah berkoordinasi dengan perwira tinggi Polri terkait kegiatan yang dilakukan.

Baca juga: IBU FAREL PRAYOGA Nyesal Sempat Tinggalkan sang Anak Waktu Kecil, Kini Putranya jadi Artis Terkenal

Baca juga: ARTIS Cantik Ini Baru Putus dengan Kekasihnya, Akui Galau hingga Masih Ngarep Balikan, Kenapa?

ISMAIL BOLONG Sebut Hendra Kurniawan Mabuk saat Paksa Bohong soal Setor Uang ke Kabareskrim Polri. 5 Fakta Pengakuan Ismail Bolong Setor Uang Tambang Ilegal Rp 6 Miliar ke Petinggi Polri
ISMAIL BOLONG Sebut Hendra Kurniawan Mabuk saat Paksa Bohong soal Setor Uang ke Kabareskrim Polri. 5 Fakta Pengakuan Ismail Bolong Setor Uang Tambang Ilegal Rp 6 Miliar ke Petinggi Polri (Tribun Medan)

Selengkapnya, berikut fakta-fakta pengakuan Ismail Bolong yang viral di media sosial:

1. Klaim Serahkan Uang Rp 6 Miliar ke petinggi Polri

Ismail Bolong juga menyatakan telah menyerahkan uang kepada petinggi Polri tersebut sebesar Rp 6 miliar yang disetor sebanyak tiga kali.

"Yaitu pada bulan September 2021 sebesar Rp 2 miliar, bulan Oktober 2021 sebesar Rp 2 miliar, dan bulan November 2021 sebesar Rp 2 miliar,” ujar Ismail Bolong, seperti diberitakan TribunKaltim.co, Sabtu (5/11/2022).

2. Rekam Video dalam Kondisi Tertekan

Ismail Bolong mengaku sebagai mantan anggota Polri yang bertugas di Poltabes Samarinda, Kalimantan Timur.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved