Penangkapan Bandar Ganja

Bandar Ganja yang Jualan Ekstasi Masuk Bui Akibat 'Nyanyian' Pelanggannya

Bandar ganja yang selama ini turut menjual ekstasi masuk bui akibat 'nyanyian' pelanggannya

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Seorang bandar ganja dan pelanggannya diringkus tanpa perlawanan 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI - FDS (21), bandar ganja yang selama ini meresahkan masyarakat akhirnya ditangkap berkat 'nyanyian' dua orang pelanggannya.

Menurut polisi, bandar ganja ini ditangkap di kediamannya yang berada di Pasar II Namuterasi, Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. 

Dari tangan sang bandar ganja, disita tiga kilogram daun memabukkan tersebut.

Baca juga: Tekab Polres Karo Tangkap Bandar Ganja dari Kedai Tuak

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, mereka juga menangkap dua orang pelanggan si bandar ganja

Adapun keduanya yakni MSP (29) warga Jalan Sisingamangaraja, Gang Keluarga, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, dan RS (28) warga Jalan Sisingamangaraja XXV, Lingkungan I, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara.

Menurut Junaidi, penangkapan bandar ganja dan dua pelanggannya ini berawal dari informasi yang menyebutkan, bahwa di Jalan Sisingamangaraja, Gang Keluarga, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai ada transaksi narkoba. 

Baca juga: Jadi Kurir Ribuan Butir Pil Ekstasi, Pemuda Asal Deliserdang Ini Dituntut Jaksa 18 Tahun Penjara

"Mendapat laporan itu, Kasat Narkoba Polres Binjai, memerintahkan personelnya melakukan penyelidikan. Tepatnya pada pukul 21.30 WIB,  personel langsung mendatangi tempat tersebut dan mengamankan dua orang laki-laki berinisial MSP dan RS," ujar Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, Kamis (10/11/2022). 

Lanjut Junaidi, personel menemukan barang bukti tiga butir pil extasi dengan berat 1,72 gram, dan menyita dua unit handphone dari tangan kedua pelaku. 

Kemudian petugas melakukan interogasi terhadap kedua pelaku.

Baca juga: Bandar Ganja 240 Kg Dituntut Hukuman Mati di PN Medan

Dan keduanya mengaku dan memperoleh narkotika jenis pil ektasi dari bandar berinisial FDS.

"Malam itu juga personel melakukan pengejaran serta berhasil mengamankan FDS di Pasar II Namuterasi, Desa Purwobinangun, serta menyita satu buah goni yang didalamnya berisikan enam bungkus daun ganja kering," ujar Junaidi. 

"Dan menurut keterangan FDS ganja tersebut di peroleh dari terduga Munte yang berdomisili di Dusun Jati Makmur, Kecamatan Binjai. Namun setelah dilakukan pengejaran ke alamat tersebut, yang bersangkutan tidak ditemukan (DPO)," sambungnya. 

Sementara itu, terhadap ketiga pelaku dikenakan melanggar Pasal 114 ayat 2 sub 111 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman manimal 5 tahun atau maksimal seumur hidup. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved