Pemkab Dairi

Tingkatkan Ekonomi di Sektor Wisata, Pemkab Dairi Gelar Pelatihan Digitalisasi Kepada Pelaku Usaha

Dalam arahan singkatnya, Eddy Berutu mengatakan dampak dari pandemi untuk pariwisata dan ekonomi kreatif sangat besar penurunannya.

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Satia
TRIBUN MEDAN/ALVI
Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi menggelar Pelatihan Digitalisasi Branding, Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata, Homestay, Kuliner, Souvenir, Fotografi di Aula Sada Ahmo Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Kamis (10/11/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi menggelar Pelatihan Digitalisasi Branding, Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata, Homestay, Kuliner, Souvenir, Fotografi di Aula Sada Ahmo, Kamis (10/11/2022).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi pengelola destinasi dan daya tarik wisata agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran pariwisata.

Acara ini dibuka Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Kadis Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Rahmat Syah Munthe, dan menghadirkan pakar digital sekaligus Founder Pak Tani Digital, Mahendra T Sitepu.

Dalam arahan singkatnya, Eddy Berutu mengatakan dampak dari pandemi untuk pariwisata dan ekonomi kreatif sangat besar penurunannya.

Tidak hanaya itu, bupati juga menjelaskan banyak masyarakat kehilangan pekerjaan akibat pandemi yang terjadi 2 tahun terakhir.

"Pelatihan ini sangat penting bagi para pemilik usaha atau pengelola di desa wisata, homestay, kuliner, suvenir dan fotografi untuk mengembalikan geliat dan ekonomi kreatif terkhusus untuk kawasan Danau Toba, secara spesifik lagi Kabupaten Dairi," kata bupati.

Bupati juga menjelaskan bahwa kini adalah era digital yang mengharuskan setiap pelaku usaha, kelompok sadar wisata, pengelola wisata, komuniitas, dan pegiat wisata  berupaya kreatif memanfaatkan digitalisasi untuk menghasilkan ekonomi.

"Pemasaran digital atau digital marketing menjadi metode baru yang sangat berperan penting dalam memasarkan suatu usaha. Digital marketing dapat membangun, meningkatkan, dan mempertahankan reputasi suatu bisnis secara online di semua platform digital," ujarnya kemudian.

Sementara itu, Kadis Pariwisata, Rahmat Syah Munthe mengatakan ke 40 orang peserta pelatihan ini berasal dari kelompok sadar wisata, pengelola wisata, komuniitas, dan penggiat wisata, serta pelaku UMKM wisata.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 10 November hingga 12 November mendatang.

(Cr7/Tribun-Medan.com)  


 
 
 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved