Brigadir J Ditembak Mati

SIDANG Ferdy Sambo Cs Ditunda Sepekan, PN Jaksel dan Kejagung Beda Alasan, Adakah yang Ditutupi?

Alasan penundaan sidang untuk terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua itu disebutkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta karena beberapa hal.

Editor: Abdi Tumanggor
HO
SIDANG Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Cs ditunda sepekan. Sidang akan kembali digelar pada 21 November 2022. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sidang Ferdy Sambo Cs Ditunda Sepekan, PN Jaksel dan Kejagung Beda Alasan, Dijadwalkan Kembali 21 November 2022.

Penundaan sidang Ferdy Sambo Cs  tidak berkaitan dengan konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali. Alasan penundaan sidang untuk terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua itu disebutkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta karena beberapa hal.

Sebagaimana diketahui jadwal sidang Ferdy Sambo Cs seharusnya digelar pada 14 hingga 18 November 2022.

Ade Sofyan, Kasi Penerangan dan Hukum Kejati DKI Jakarta menegaskan bahwa penundaan sidang pembunuhan berencana hingga obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua tidak berkaitan dengan KTT G20.

"Tidak ada (hubungan penundaan (hubungan penundaan sidang Ferdy Sambo Cs dengan KTT G20), aturan berbarengan saja waktu sidangnya," kata Ade Sofyan dilansir dari Tribunnews, Minggu (13/11/2022).

Sehingga, Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta itu menegaskan, jika penundaan sidang mantan Kadiv Propam itu untuk bahan evaluasi pelaksaan sidang yang telah dilaksanakan. Hal itu kata Ade Sofyan berdasarkan rapat bersama antara Kejati DKI Jakarta, Kejari Jakarta Selatan dan PN Jakarta Selatan. "Iya jadi evaluasi tim pengamanan Kejari Jaksel, melihat situasi dan kondisi memang perlu dievaluasi kembali dengan apa namanya dari pengadilan," katanya.

Kata Ade, penundaan itu untuk menjaga kondusifitas dan kenyamanan saat persidangan berlangsung. "Supaya ke depan sidang berikutnya lebih kondusif. Jadi bisa nyaman semua peserta sidang, teman-teman media nyaman gitu ya yang meliput sidangnya pun nyaman," tambahnya.

Baca juga: Ferdy Sambo dan Penasehat Hukumnya Kehabisan Strategi di Persidangan hingga Lakukan Victim Profiling

Baca juga: PENGACARA Sambo dan Putri Gaungkan Victim Profiling, Pakar: Sodorkan Juga Criminal Profiling Mereka

PN Jaksel dan Kejaksaan Agung Beda Pendapat, Adakah yang Ditutupi?

Sidang lanjutan dijadwalkan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin 14 November 2022, diundur menjadi Senin (21/11/2022).

Sebelumnya, terkait alasan penundaan sidang pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Cs ini, pihak PN Jakarta Selatan menyatakan karena ada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali sehingga menjaga suasana agar kondusif. Sementara pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan penundaan sidang karena akan ada evaluasi sehingga tidak ada hubungannya dengan KTT G20.

Evaluasi dilakukan menyeluruh, karena kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs ini sangat menarik perhatian masyarakat. Perbedaan alasan penundaan sidang menimbulkan tanda tanya dan membuat masyarakat bingung.

Adakah yang mau ditutupi atas perkara ini?

Kasi Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Djuyamto, Jumat (11/11/2022) mengatakan penundaan sidang berdasarkan permohonan JPU dalam perkara pidana pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs.

"Dengan alasan keamanan selama forum KTT G20 di Bali, majelis hakim menunda persidangan perkara yang telah diagendakan hari Senin (14/11/2022) menjadi Senin (21/11/2022)," ucap Djuyamto dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).

Dikutip dari keterangan tertulis Humas PN Jaksel, Jumat (11/11/2022), pihak jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Jaksel menyurati pihaknya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved