Pakpak Bharat

Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan, Pemkab Pakpak Bharat Gelar Monitoring-Bimbingan Teknis

Pentingnya peran posyandu dalam menjaga kontrol kesehatan dan pertumbuhan anak.

Editor: Abdi Tumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Pemkab Pakpak Bharat menggelar acara Monitoring dan Bimbingan Teknis Kader Kesehatan (Refreshing Kader) yang dipusatkan di UPT Puskesmas Singgabur, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat, Sumut, Jumat (11/11/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemkab Pakpak Bharat menggelar acara Monitoring dan Bimbingan Teknis Kader Kesehatan (Refreshing Kader) yang dipusatkan di UPT Puskesmas Singgabur, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat.

Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Ny.Juniatry Franc Tumanggor turut menghadiri acara ini pada Jum'at (11/11/2022).

Juniatry mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas para kader kesehatan.

Ia mengingatkan pentingnya peran posyandu dalam menjaga kontrol kesehatan dan pertumbuhan anak.

"Posyandu dapat menjadi wahana pertama dan utama untuk meningkatkan edukasi pencegahan stunting,"ujarnya.

Ketua TP PKK Pakpak Bharat dalam kader kesehatan
KETUA TP PKK PAKPAK BHARAT berbincang dengan Kader Kesehatan di UPT Puskesmas Singgabur, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat. (Diskominfo Pakpak Bharat).

Jelas dia, Posyandu merupakan pilar utama dan garis pertahanan terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Di posyandu terdapat 5 (lima) meja yaitu, pendaftaran, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pencatatan, penyuluhan gizi, dan pelayanan kesehatan,"ujarnya.

"Tugas meja ke-2 dan ke-3 ini penting dalam menentukan bagaimana status gizi bayi balita terutama status tinggi badan menurut umur untuk mendeteksi kejadian stunting,"sambungnya.

Juniatry juga menyampaikan bahwa kader posyandu memiliki peran penting dalam suksesnya pelaksanaan tahapan posyandu.

"Kader posyandu sebagai penggerak posyandu selain bertugas pada pengelolaan lima meja posyandu, juga mengingatkan masyarakat jadwal posyandu, menghimbau ibu hamil dan orang tua balita agar datang ke posyandu untuk memantau status gizi dan kesehatan,"ujarnya.

Bimtek kader kesehatan Pakpak Bharat
Pemkab Pakpak Bharat menggelar acara Monitoring dan Bimbingan Teknis Kader Kesehatan (Refreshing Kader) yang dipusatkan di UPT Puskesmas Singgabur, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat. (Diskominfo Pakpak Bharat).

Ia menerangkan, jika ditemukan balita yang mengalami masalah gizi termasuk stunting, kader akan melaporkan kepada Bidan Desa dan merujuk kepada Puskesmas agar mendapatkan penanganan.

"Kader juga harus aktif menyalurkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dari Desa ataupun puskesmas kepada balita gizi kurang ataupun stunting,"katanya.

"Stunting dapat dicegah dengan memenuhi asupan gizi seimbang ibu sejak masa pra konsepsi (pembuahan) hingga masa 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yaitu bayi usia 2 tahun,"jelasnya kemudian.

Sementara, Ketua TP PKK Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Ny. Leodina Ucok Benget Berutu berpendapat bahwa kegiatan ini sangat berarti dan sangat penting bagi upaya peningkatan kualitas kesehatan bagi masyarakat khususnya balita, ibu hamil dan Ibu menyusui di Kecamatan ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved