Pemkab Serdangbedagai

Bahagianya Nenek Tuminten Dihadiahi Sepeda Baru Dari Bupati Sergai Darma Wijaya

Tuminten mengungkapkan mencari lidi sawit menjadi keseharian yang dilakukan setelah suaminya meninggal tahun 2015 silam.

Editor: Satia
Dok. Pemkab Serdangbedagai
Tuminten (70), warga Dusun Harapan I Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan tak mampu menahan rasa bahagianya usai menerima sepeda cantik dari Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya dalam lawatannya, Jumat (11/11/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SERGAI -  Tuminten (70), warga Dusun Harapan I Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan tak mampu menahan rasa bahagianya usai menerima sepeda cantik dari Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya dalam lawatannya, Jumat (11/11/2022).

"Terimakasih Bapak Bupati, gak nyangka lah. Memang pengen punya sepeda biar enak kalau kerja cari lidi," ucapnya.

Di hadapan Darma Wijaya, Tuminten mengungkapkan mencari lidi sawit menjadi keseharian yang dilakukan setelah suaminya meninggal tahun 2015 silam.

Pekerjaan tersebut dilakukannya untuk membantu menambah pendapatan anaknya tempat ia tinggal.

Ia juga tak menyangka sepeda yang diidamkannya itu diwujudkan oleh orang nomor satu di Tanah Bertuah Negeri Beradat. 

"Saya kan tinggal dekat sekolah ini, jadi selama ini taunya Bupati ya dari foto-foto, spanduk. Gak nyangka bisa jumpa dan bawa sepeda pula untuk saya. Senang kali lah rasanya, syukur Alhamdulillah sekali pokoknya," tambahnya sambil mengelus sepeda berwarna merah muda tersebut.

Darma Wijaya didampingi Kadus Harapan I dan jajaran lainnya berharap sepeda ini bisa memberikan kebahagiaan untuk Nenek Tuminten.

"Semoga suka ya Nek," ucapnya.

Tak hanya sepeda, pria yang akrab disapa Wiwik itu pun meminta agar Kepala Dusun segera melakukan koordinasi dengan Kepala Desa agar bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang sempat tersendat diterima oleh nenek Tuminten bisa pulih kembali.

"Nenek jangan khawatir, saya sudah minta Kepala Dusun berkoordinasi dengan Kades dan Dinsos juga biar dicek apa masalahnya sampai bisa tersendat," pungkasnya.

Darma juga meminta agar Kadus maupun Kades benar-benar memberikan data penerima bantuan pemerintah tepat sasaran sehingga pemanfaatanya benar-benar untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

"Saya harap Kadus bisa memperhatikan hal seperti ini. Jangan sampai ada Nenek-nenek Tuminten yang lain lagi dimana bantuannya itu tidak sampai padahal sangat layak menerima," pungkasnya.

 

*

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved