TRIBUN WIKI

SOSOK Gledy Simanjuntak, AVP Public Relations West Area IOH, Awali Karir Sebagai Reporter

Gledy Ratauli Rosalin Simanjuntak mengawali karier sebagai reporter di salah satu TV Nasional di Indonesia.

Editor: Ayu Prasandi
HO
Gledy Ratauli Rosalin Simanjuntak 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Gledy Ratauli Rosalin Simanjuntak mengawali karier sebagai reporter disalah satu TV Nasional di Indonesia.

Setelah lulus kuliah dari Universitas Padjadjaran, Fakultas Ilmu Komunikasi, Ledy sapaan akrabnya memiliki tekad untuk menjadi seorang jurnalis di Metro TV. 

"Sebenarnya aku udah tau jalan ku mau kemana yaitu di bidang komunikasi, di semester akhir aku udh ngebayangin kalau step pertama aku itu ingin menjadi reporter terlebih dahulu, meski jurusan dan konsentrasi ku tidak di dunia jurnalistik dan aku maunya harus Metro tv," Ujarnya. 

Baca juga: SOSOK Zahir, Anak Petani yang Jadi Bupati Batubara, Pernah Bergantung Hidup dengan Menjual Sayuran

Meski turut melamar pekerjaan ke perusahaan lainnya, tetapi dia tetap meyakini bahwa di hati kecilnya dia mengetahui bahwa tujuannya menjadi seorang reporter.

"Walaupun aku melamar ke kanan ke kiri tetapi hati kecil ku tau kalau aku akan menjadi seorang reporter," tuturnya. 

Untuk mendapatkan yang dia inginkan, tentunya Ledy merasakan proses yang sangat panjang dan tidak mudah, bahkan dirinya harus tiga kali mengajukan lamaran pekerjaan. 

"Banyak jalur yang aku coba hingga akhirnya aku dipanggil, dan ternyata setelah itu aku harus melewati 9 kali ujian dan itu melelahkan dan sulit, tapi akhirnya terpilih lah sebanyak 13 orang," imbuhnya. 

Setelah mengikuti program yang terdapat di tempatnya bekerja, Ledy langsung dipercaya untuk menjadi reporter dan langsung live di TV nasional tersebut. 

"Mungkin saat itu tidak banyak orang yang bisa langsung percaya diri untuk tampil live di TV apalagi anak baru," Sebutnya. 

Sebelumnya, Ledy juga telah mengikuti berbagai pelatihan di Media Indonesia yang diajari langsung oleh mentor-mentor ternama.

"Akhirnya bisa melewati berbagai proses itu semua jadi taulah pelajarannya saat menjadi reporter berita untuk tulisan," sebutnya. 

Selama hampir tiga tahun dia berkecimpung di dunia jurnalis dari reporter nasional kemudian di pindahkan menjadi reporter lokal Kota Medan, ada beberapa pengalaman yang sangat berharga dan membekas dibenaknya hingga saat ini.

Baca juga: Sosok Sergey Lavrov, Pengganti Presiden Rusia Vladimir Putin dalam KTT G20 Bali

Diantaranya ketika Ledy melakukan liputan pada saat gempa bumi di padang tahun 2009, dan liputan teroris yang mengharuskannya untuk ikut mengambil senjata yang dikubur teroris tersebut di pegunungan Aceh.

"Jadi aku dikirim di Aceh dan aku satu-satunya wanita pada saat itu, kita ikut jalan bersama Densus 88 dan juga teroris dan itu mengerikan ya karena aku cewek sendiri dan satu lagi pada saat M City kebakaran," ungkapnya. 

Setelah setahun Ledy dipindah tugas di Kota Medan, Ledy memutuskan menikah dengan pasangannya yang juga seprofesi dengan nya pada tahun 2009 dan memilih keluar dari pekerjaannya yang pada saat itu menurutnya sangat beresiko.

"Jadi ada momen yang membuat aku ada firasat tidak enak ketika kami sama-sama meliput kejadian gempa bumi di padang dan konsekuensi nya cukup besar," tutur Ledy. 

Setelah hampir setahun keluar dari profesinya sebagai jurnalis, akhirnya Ledy menentukan titik baliknya yaitu dipercaya menjadi seorang Asst Marcomm Manager, Lippo Malls, Plaza Medan Fair. 

Dari profesi baru ini lah Ledy mendapatkan banyak ilmu di bidang Manajemen Komunikasi dan pertama kalinya memiliki anak buah. 

"Berjuang banget karena harus banyak yang dipelajari mulai dari manajemen, anggaran dan itu berbeda dari pekerjaan aku yang di lapangkan yang gak pernah buat proposal dan lainnya," ucapnya

Baca juga: Isu Rizky Billar Cuma Numpang Hidup? Sosok Ini Bocorkan Cicilian Lesti Kejora Usai Nikah

Kemudian setelah 10 bulan bekerja di Plaza Medan Fair, Ledy diterima kerja menjadi Public Relations Manager, Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan selama 7 tahun lamanya. 

"Jadi sebelumnya aku udah bilang sama suami aku, aku pasti bisa kerja disitu, dan itu harus gitu, dan Puji Tuhan terwujud. Karena pada saat itu, Santika salah satu hotel terbesar di Kota dan menurut aku ini sebuah prestasi karena aku sudah membuka properti sebesar itu dan benar-benar perjuangan sekali" katanya. 

Setelah 7 tahun bekerja di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Ledy memutuskan untuk keluar dari zona nyaman dan memilih untuk mencari pengalaman baru. 

"Sebenarnya aku betah banget di Santika, tapi malah justru itu membuat aku merasa ini tidak bener, kalau aku merasa nyaman di suatu tempat tapi aku masih bisa berkembang dan disitulah aku mikir bahwa aku masih bisa lebih baik lagi," Ucapnya.

Dan berlanjutlah menjadi Marcomm Manager, Delipark Podomoro City pada tahun 2019 hingga 2020, namun karena adanya pandemi dirinya memilih untuk keluar dan hibernasi hampir satu tahun, karena Ledy komitmen untuk menemani sang anak yang sedang melakukan belajar secara daring. 

"Karena pada saat itu anakku sangat membutuhkan perhatian lebih jadi enggak fair menurut ku," jelasnya. 

Tak puas dengan ilmu sebagai public relations, Ledy mencoba peruntungan di dunia Sales Marketing sebagai Ambassador Diagnostik yang menjual alat kesehatan milik perusahaan asal USA. 

Bekerja di bidang kesehatan memberikan banyak tantangan, namun Ledy tetap optimis dan mengandalkan ilmu komunikasi yang sebelumnya sudah dia pelajari. 

Tak berlangsung lama, akhirnya Ledy memutuskan untuk keluar dan memilih untuk bekerja di Indosat Ooredoo Hutchison sebagai Assistant Vice President (AVP) Public Relations West Area . 

"Menurut ku bekerja itu harus menambah ilmu, menambah salary dan pengalaman, tapi untuk umur saat ini sudah cukup sih," Pungkasnya. 

Dia berpesan kepada anak muda di Indonesia terkhusus Kota Medan bahwa hidup harus memiliki tujuan, harus positif dan percaya sama suara hati kecil kamu dan jalani. 

Baca juga: Sindir Sosok Ini, Kamaruddin Simanjuntak Salut Sama Patra M Zen Eks Kuasa Hukum Putri Candrawathi

Menjalani Usaha Coffee Shop bersama Suami. 

Ibu dua anak ini tak hanya lihai dalam berkomunikasi, tetapi juga memiliki usaha di bidang kuliner bersama sang suami.

Tak hanya satu, Ledy kini memiliki dua Coffee Shop sekaligus yaitu Omerta Koffie dan Weekend Koffie. 

"Omerta Koffie sudah berjalan sepuluh tahun ya, kalau Weekend Koffie baru berjalan dua tahun," Ucapnya. 

Usaha Coffee Shop yang saat ini sedang ia jalani bersama sang suami ini bermula saat suami Ledy tidak dapat menikmati kopi seperti masyarakat pada umumnya. 

"Jadi suami aku kalau minum kopi selalu sakit perut, nak karena dia orang nya idelis jadi dia mencari tau kenapa dia tidak bisa minum kopi gitu," kata Ledy. 

Mulai dari rasa penasaran akhirnya, dia dan sang suami menjelajah kopi dan mencari tau apa penyebabnya dan akhirnya memutuskan untuk membuka kedai kopi. 

"Lumayan ramai lah awal-awal teman kita yang suka datang dan lama kelamaan jadinya ramai dari tempat yang sempit sekarang sudah luas," imbuhnya

Dikatakannya, Ledy dan suami bekerjasama langsung dengan para petani kopi dan melakukan roasting kopi sendiri . 

"Kami juga bukan menyuplai di kedai kopi kami sendiri tetapi juga banyak pesanan orang, karena banyak kedai kopi baru yang mempercayai roasting kopinya disini," Pungkasnya. 

Biofile

Nama : Gledy Ratauli Rosalin Simanjuntak

Prestasi/ perjalan karier : 

- Reporter, Metro TV Jakarta (2007-2010)

- Asst. Marcomm Manager, Lippo Malls - Plaza Medan Fair
(2011)

- Public Relations Manager, Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan,
2012-2019

- Marcomm Manager, Delipark - Podomoro City
2019-2020

- Ambassador North Sumatera, Abbott Products Indonesia
2021 - 2022

- Assistant Vice President (AVP) Public Relations West Area - Indosat Ooredoo Hutchison
2022 

(cr10/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved