Breaking News:

Bangunan Ambruk

Bangunan Baru Kejari Medan Hibah dari Pemko Medan Ambruk, Bobby Nasution Minta Uang Kembali

Wali Kota Medan, Bobby Nasution minta uang dikembalikan akibat bangunan baru Kejari Medan yang dananya bersumber dari hibah ambruk

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Satu bangunan baru yang ada di Kejari Medan belum lama ini ambruk bagian atapnya.

Padahal, bangunan baru di Kejari Medan ini baru selesai dikerjakan.

Menurut informasi, uang pembangunan gedung baru itu bersumber dari dana hibah Pemko Medan yang konon kabarnya mencapai Rp 2 miliar.

Karena kontraktor diduga asal-asalan dalam bekerja, bangunan baru Kejari Medan itu ambruk hingga mengundang perhatian Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Baca juga: Padahal Baru Dibangun, Atap Gedung Baru di Kejari Medan Roboh

Menurut Bobby Nasution, dia sudah melihat langsung bangunan Kejari Medan yang ambruk itu.

Menurutnya, dana pembangunan gedung baru Kejari Medan itu bersumber dari dana hibah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Pemerintah Kota Medan.

"Saya sudah lihat dan datangi lokasi gedung baru di Kejaksaan Negeri itu, saya lihat sangat kacau sekali," kata Bobby Nasution, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Gelapkan Emas Nasabah Senilai Rp 1,8 Miliar, Dua Oknum Pegawai Pegadaian Ditahan Kejari Medan

Ia mengatakan, setelah melihat bangunan baru itu ambruk, dirinya langsung memerintahkan Dinas PKP2R Medan untuk mengirimkan surat peringatan kepada kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Bobby pun meminta Dinas PKP2R untuk memberikan pengertian kepada Kejari Medan

"Karena sudah hancur total, saya sudah sepakat dengan pihak terkait (Kejari Medan dan kontraktor) untuk mengembalikan uang proyek pembangunan gedung sebesar 50 persen," tegasnya.

Baca juga: Kejari Medan Terima Uang Rp 1 Miliar dari Penyalahguna Narkoba, Duit Denda Kurangi Masa Hukuman

Disinggung kapan terakhir kontraktor harus mengembalikan uang tersebut, Bobby tidak menjelaskan secar gamblang.

"Uang 50 persen akan dikembalikan dalam waktu yang telah disepakati bersama, dan pastinya telah disepakati oleh pihak Kejari Medan," jelasnya.

Selain itu, kata Bobby, pengembalian uang tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dari pihak kontraktor.

Ia juga meminta agar masalah ini dijadikan pembelajaran bagi seluruh kontraktor agar menjaga bangunan yang dibuat dengan baik. 

Baca juga: Ada Kredit Bermasalah di Bank Sumut, Manajemen Serahkan SKK ke Kejari Medan

"Ini kita lakukan agar seluruh kontraktor untuk dijadikan pelajaran maupun dinas yang telah kita bantu pembangunannya untuk menjaga betul bangunan yang baru atau diperbaiki oleh Pemko Medan," jelasnya.

Bobby juga menyatakan bahwa pihaknya selalu terbuka terkait anggaran pembangunan apapun yang masih dalam wilayah Pemko Medan.

"Tujuannya agar masyarakat tahu kemana saja uang dari masyarakat dan saya selalu terbuka untuk siapapun yang menanyakan anggaran yang dilakukan Pemko Medan," tukasnya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved