Dugaan Penganiayaan

Kejam Sekali, Wanita Tua Diduga Dianiaya, Dipaksa Bangkit Meski tak Bisa Berdiri

Seorang wanita tua diduga dianiaya dan dipaksa berdiri, padahal dalam kondisi tidak bisa bangkit

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
HO
Seorang wanita tua diduga dianiaya 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Beredar rekaman video di media sosial, seorang wanita tua diduga dianiaya dengan cara dipaksa bangkit saat sedang tidur di atas kursi, oleh seorang pria.

Video tersebut pun diunggah di akun Instagram Mediagramindo.

Dari rekaman video yang dilihat oleh Tribun-medan.com, tampak wanita tua tersebut sedang tertidur di atas kursi.

Kemudian, datang seorang pria memaksa wanita itu untuk bangun dengan kasarnya.

Baca juga: Temuan Sekeluarga Tewas Dalam Rumah, Polisi Tak Temukan Bekas Penganiayaan, Mayat Sudah Membusuk

Lalu, setelah dibangunkan pria tanpa baju itu pun langsung menggendong wanita itu keluar dari halaman rumah tersebut.

Di video lainnya, juga tampak dibagian kepala belakang wanita tersebut mengeluarkan darah.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di sebuah kost-kostan di Jalan Letda Sujono, Gang Tertib, Kecamatan Medan Tembung.

Menurut Kepala Lingkungan II, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Rusman Lubis, kejadian itu terjadi sekitar seminggu yang lalu.

Ia mengatakan, pria yang di dalam video itu merupakan anak dari wanita tersebut bernama Habib.

Baca juga: Berkas Laporan tak Kunjung Selesai, Korban Penganiayaan Minta Kapolda Sumut Beri Atensi

Wanita tersebut bernama Nurjanah berumur 70an, yang telah lama mengidap penyakit sakit inkontinensia urin/tinja atau tidak dapat mengontrol buang air.

"Tadi pagi sudah kita konfirmasi. Namanya orang tua sudah sakit - sakitan mau nya keluar rumah aja, pengakuan pak Habib ini," kata Rusman kepada Tribun-medan, Selasa (15/11/2022).

Rusman menceritakan kronologis kejadian tersebut, dimana malam itu Habibi baru saja pulang kerja dan mendapati ibunya tidur di depan teras rumah yang di jadikan kost-kostan.

"Setelah jam 12 malam dia (Habibi) pulang, karena dilihatnya ibu tidur di situ diangkatnyalah. Mungkin dalam kondisi emosi, nampak agak kasar memang disitu," sebutnya.

Baca juga: Kapolrestabes Medan Atensi Penganiayaan di RS Bandung, Siapapun yang Terlibat Ditindak Tegas

Kemudian dikatakannya, di dalam video yang terlihat berdarah itu merupakan rekaman tiga bulan silam.

"Yang kita sesalkan di video itu, ada video tiga bulan lalu yang tampak berdarah. Waktu itu dia terjatuh, waktu itu kebetulan saya tanya, katanya jatuh. Dia memang nggak k bisa jalan harus pakai tongkat," bebernya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa menurut keterangan anaknya, bahwa dengan kondisi ibunya yang sakit-sakitan Habibi enggan menyusahkan orang.

"Anaknya takut ibu nya ini menyusahkan orang," pungkasnya.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved