Breaking News:

Pemkab Dairi

Jelang Launching Kawasan Pertanian Terpadu, Persiapan KPT Hortikultura di Parbuluan Terus Digenjot

Bupati menjelaskan proses pengerjaan irigasi sedang dipersiapkan dan akan mendapat monitoring dari Provsu.

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Satia
TRIBUN MEDAN/ALVI
Bupati Dairi Eddy Berutu meninjau lokasi pertanian di Parbuluan, Rabu (16/11/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI -  Program Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mewujudkan Kawasan Pertanian Terpadu hortikultura di Kecamatan Parbuluan lima terus digenjot.

Ditengah perjalanan pulang dari Jakarta menuju Sidikalang, Eddy Berutu menyempatkan diri mengunjungi kembali Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Desa Parbuluan ini, guna memastikan progres di lapangan jelang pencanangan Tanggal 22 November 2022 mendatang yang rencananya akan dicanangkan secara langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Rabu (16/11/2022).

Usai melihat kondisi lapangan, bupati menyampaikan hingga saat ini seluruh proses berjalan cukup baik, walau faktor alam (cuaca) tak bisa dielakkan karena curah hujan yang sangat tinggi saat ini.

"Progresnya cukup baik menuju Tanggal 22 November ini. Bibit sudah disemai di beberapa lokasi, pupuk sudah tersedia, dan 50 persen pemasangan mulsa sudah berjalan, dan  ini akan dikebut," ujarnya.

Bupati menjelaskan proses pengerjaan irigasi sedang dipersiapkan dan akan mendapat monitoring dari Provsu.

"Sebagai lokasi kawasan pertanian terpadu, kita berharap lokasi ini jadi tolok ukur sektor pertanian Sumut, karena kita akan gandeng perbankan, koperasi dan off taker tentunya. Kita doakan hasilnya juga memuaskan," ucap bupati.

Rapat Khusus KPT Parbuluan

Menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan, keesokan harinya, tepatnya pada Kamis (17/11/2022) Bupati Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengadakan rapat kesiapan pencanangan launching  pertanian terpadu di desa Parbuluan 5.

Dalam rapat dijelaskan bupati bahwa masalah kelangkaan pangan telah menjadi issu global yang dibahas dalam G20 di Bali saat ini.

Disebutkan pada perhelatan G20 presiden sudah mengatakan kelangkaan pangan melanda dunia, berbagai faktor menjadi penyebabnya salah satunya inflasi dan perang Rusia dan Ukraina.

"Kelangkaan pangan, dan perang berakibat pada ketersediaan pupuk yang sulit didapat. Kita ingin mengubah mindset masyarakat agar tidak ketergantungann pada  subsidi pemerintah.

Menurut bupati, pencanangan KPT ini sangat penting, karena merupakan pilot project yang membutuhkan kesungguhan dalam melakukannya.

"Saya berharap semua pihak, dinas terkait bersatu, bekerjasama menyukseskan program KPT ini. Lakukan persiapan yang matang, agar semua proses berjalan lancar," kata bupati.

Hadir dalam rapat ini, kepala Dinas Pertanian, Robot Simanullang, Kepala dinas Perhubungan, kepala dinas PUTR,Kadis Kominfo,Kasatpol PP, Kadis Peeindagkop, OPD terkait lainnya, serta Perwakilan Bank Sumut dan koperasi.

(Cr7/TRIBUN-MEDAN.com)

Ket : Bupati Dairi, Eddy Berutu saat meninjau langsung Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Parbuluan 5 Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi, Rabu (16/11/2022).  
 
 
 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved