Brigadir J Ditembak Mati

PERNYATAAN Kamaruddin Ternyata Fakta Bukan Asumsi, Pegawai Bank Akui Ada Transaksi Rp 200 Juta

Sebelumnya Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut ada transaksi keuangan dari rekening Brigadir J pada tanggal 11 Juli

Editor: Abdi Tumanggor
kompas.com
Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara keluarga Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabara saat menyambangi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (18//7/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM -  Seorang saksi dari pegawai bank, Anita Amalia, mengakui ada perpindahan uang Rp 200 juta dari rekening Brigadir N Yosua Hutabarat (Brigadir J) ke rekening Bripka Ricky Rizal. Uang tersebut dipindah pada 11 Juli 2022.  Artinya, perpindahan uang atau mutasi tersebut terjadi setelah Brigadir J meninggal dunia.

Kesaksian itu diungkap oleh Saksi Anita Amalia Agustine dalam sidang Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Terdakwa Ricky Rizal Wibowo, dan Terdakwa Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).

Seorang pegawai salah satu bank, Anita Amalia, mengungkap ada perpindahan uang Rp 200 juta dari rekening Brigadir N Yosua Hutabarat (Brigadir J) ke rekening Bripka Ricky Rizal. Uang itu dikirim dari rekening Yosua usai Yosua tewas.
Seorang pegawai salah satu bank, Anita Amalia, mengungkap ada perpindahan uang Rp 200 juta dari rekening Brigadir N Yosua Hutabarat (Brigadir J) ke rekening Bripka Ricky Rizal. Uang itu dikirim dari rekening Yosua usai Yosua tewas. (kompas tv)

Pernyataan Kamaruddin Simanjuntak Fakta Bukan Asumsi atau Hoaks

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kuasa Hukum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut ada transaksi keuangan yang terjadi dari rekening Brigadir J setelah kliennya tersebut tewas.

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan transaksi tersebut berupa uang keluar hingga sebesar Rp 200 juta. Ia pun menduga uang Rp 200 juta pada empat rekening milik Brigadir J tersebut dikuras Irjen Ferdy Sambo. Dugaan Kamaruddin Simanjuntak muncul karena ada transaksi dari empat rekening milik Brigadir J padahal yang bersangkutan sudah wafat.

"Ada empat rekening daripada almarhum ini dikuasai atau dicuri oleh terduga Ferdy Sambo dan kawan-kawan," kata Kamaruddin di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 16 Agustus 2022 lalu.

"HP (Handphone), ATM-nya di empat bank, laptop bermerek ASUS dan sebagainya ternyata benar seperti saya katakan kemarin, melibatkan PPATK, mengapa ada transaksi sedangkan orangnya sudah mati?," lanjut dia kala itu.

Kamaruddin menuturkan bahwa uang yang dikuras dari rekening Brigadir J total sebanyak Rp200 juta.

Dia pun kala itu meminta pihak kepolisian untuk mengusut dugaan tersebut. "Orang sudah mati, tapi uangnya mengalir dari rekeningnya, bayangkan kejahatan-kejahatan perbankan dan itu nanti melibatkan perbankan. Dari rekening almarhum mengalir ke tersangka Rp200 juta," katanya.

Ia menuturkan bahwa transaksi di rekening Brigadir J tercatat pada 11 Juli 2022. Rekening kliennya tampak dipakai untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening satu di antara tersangka.

"Tadi terkonfirmasi sudah, memang benar apa yang saya katakan bahwa tanggal 11 juli 2022 itu masih transaksi, orang mati mengirimkan duit. Nah kebayang enggak kejahatannya? itu masih transaksi orang mati, mengirimkan duit," jelasnya.

"Nah terbayang nggak kejahatannya. Orang mati dalam hal ini almarhum transaksi uang, mengirim duit ke rekeningnya salah satu tersangka. Ajaib toh, nah itulah Indonesia," lanjut dia

Terpisah, Samuel Hutabarat, ayah Brigadir J mempertanyakan keberadaan aset milik putranya. Terutama aset dalam buku tabungan dan 2 kartu ATM bank pelat merah dan 1 bank swasta.

Meskipun ia tidak secara pasti mengetahui isi dan jumlah uang dalam ATM tersebut. Namun, ia meyakini pasti ada isinya karena bekerja selama ini gajinya pasti masuk ke rekening, tapi ia menyebut perlu pendalaman lagi terkait hal ini.

"Memang dari dulu saya bilang ke dia untuk berhemat karena ada rencana pernikahan tapi tidak tahu disimpan di rekening mana," ucapnya, Rabu (17/8/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved