Brigadir J Ditembak Mati

Tambah Lagi yang Ngaku Korban Prank Ferdy Sambo, Mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel: Saya Diprank

Hal itu dikatakan Ridwan saat bersaksi di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (21/11/2022). 

Editor: Abdi Tumanggor
kompas tv
Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit (Kiri) mengaku turut menjadi korban kebohongan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Hal itu dikatakannya saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jaksel, Senin (21/11/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit mengaku turut menjadi korban prank kebohongan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Hal itu dikatakan Ridwan saat bersaksi di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (21/11/2022). 

Sebab, pada awal kasus ini mencuat, dirinya tak tahu telah dikelabui oleh skenario yang telah dirancang oleh mantan jenderal polisi bintang dua itu.

Karena percaya dengan skenario Ferdy Sambo, keterlibatan Ridwan dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J malah berakibat fatal pada karirnya.

Ridwan Soplanit menjadi satu dari 34 polisi yang dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri karena diduga melenggar kode etik dalam pengusutan kasus kematian Brigadir J.

Jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel pun akhirnya hilang. Ia kemudian dicopot dari jabatannya, terhitung sejak 22 Agustus 2022.

Ridwan hadir sebagai saksi dalam sidang pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (21/11/2022).

Ridwan ditanya oleh pengacara Kuat Ma'ruf soal detik-detik dirinya tiba di rumah dinas Ferdy Sambo tak lama setelah penembakan Brigadir J pada Jumat (8/7/2022).

Baca juga: PERNYATAAN Kamaruddin Ternyata Fakta Bukan Asumsi, Pegawai Bank Akui Ada Transaksi Rp 200 Juta

Diketahui, Ridwan Soplanit merupakan anggota polisi pertama yang datang ke TKP pembunuhan Beigadir J.

Pengacara Kuat Ma'ruf bertanya apa saja yang dilihat Ridwan Soplanit sesaat setelah tiba di rumah dinas Ferdy Sambo.

Selain itu, kuasa hukum Kuat Ma'ruf menanyakan apakah Ridwan melihat kliennya membawa sesuatu atau tidak saat itu.

"(Kuat Ma'ruf) bawa sesuatu?" tanya pengacara Kuat.

"Saya tidak memperhatikan," jawab Ridwan.

Ridwan menjawab, ketika tiba di rumah dinas Ferdy Sambo, dirinya tak tahu menahu soal peristiwa yang terjadi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved