News Video

Jumlah Korban Jiwa Akibat Gempa Cianjur Dilaporkan Terus Bertambah, Kebanyakan Anak-anak

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, data jumlah korban tewas diprediksi terus bertambah.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Akibat gempa di Cianjur Jawa Barat, jumlah korban tewas bertambah menjadi 61 orang.

Pada jumlah tersebut, 40 di antaranya merupakan anak-anak.

Beberapa dari mereka ada yang tertimpa bangunan saat belajar di sekolah.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, data jumlah korban tewas diprediksi terus bertambah.

"Dilaporkan korban meninggal dunia bertambah menjadi 61 orang," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan kepada wartawan.

Pasalnya, hingga malam ini proses evakuasi masih terus dilakukan.

Doni menyebut, banyak korban tertimbun longsoran tanah maupun material bangunan.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, mayoritas korban berasal dari wilayah Cianjur utara, salah satunya Kecamatan Gekbrong.

Sebuah gedung madrasah di Desa Cikancana rusak parah akibat kuatnya guncangan gempa.

Padahal saat kejadian, para siswa sedang mengikuti kegiatan belajar.

Akibatnya, enam siswa meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan gedung madrasah.

Saat ini sekitar 700 orang mendapat perawatan medis di berbagai rumah sakit, salah satunya di RSUD Cianjur.

Petugas gabungan mendirikan tenda darurat di parkiran rumah sakit untuk menampung banyaknya pasien.

Bupati Cianjur mengatakan, saat ini pihaknya membutuhkan banyak tenaga medis, terutama dokter tulang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved