News Video

Jumlah Korban Jiwa Gempa di Cianjur 162 Orang, Diperkirakan Masih Ada yang Tertimbun Reruntuhan

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, saat kejadian banyak siswa yang sedang belajar di madrasah.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat terus bertambah.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ada 162 warga yang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan anak-anak.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, saat kejadian banyak siswa yang sedang belajar di madrasah.

"Tercatat di call center BPBD ada 162 yang meninggal dunia. Mayoritas yang meninggal dunia adalah anak-anak, kita sangat prihatin," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Pendopo Bupati Cianjur, Senin malam.

Mereka yang tak sempat menyelamatkan diri akhirnya tertimpa reruntuhan gedung.

Emil belum dapat memastikan berapa jumlahnya, karena proses evakuasi hingga malam ini masih terus dilakukan.

"Nah, per malam ini kita masih mengklasifikasi persentasenya, tapi laporan di lapangan selalu menyebutkan secara kualitatif mayoritas anak-anak," tuturnya.

Selain itu, Emil juga melaporkan jumlah warga yang mengalami luka berat akibat gempa, yakni 326 orang.

Mereka kebanyakan mengalami patah tulang karena tertimpa rumah maupun bangunan.

Jumlah bangunan yang rusak akibat gempa tercatat lebih dari 2.000 unit.

Lantaran tempat tinggal mereka rusak, sebanyak 13.784 warga Cianjur kini harus mengungsi di 14 titik.

Emil berpesan kepada warga untuk selalu waspada akan adanya potensi gempa susulan.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur pada pukul 13.21 WIB.

BMKG menyatakan pusat gempa berada di darat, sekitar 10 kilometer barat daya Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer.

Tak hanya di Cianjur, kuatnya getaran gempa juga ikut dirasakan hingga DKI Jakarta.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul UPDATE Korban Gempa Cianjur: 162 Orang Meninggal, Mayoritas Anak-anak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved