Dugaan Prostitusi

Mahasiswa Tuding Hotel GK Jadi Tempat Prostitusi, Manajemen: Kan Cuma Delapan Ekor

Hotel GK di Kota Binjai dituding sebagai tempat yang menyediakan adanya tindak prostitusi. Mahasiswa demo ke Pemko Binjai

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aliansi Mahasiswa Binjai (FAMBI), menggeruduk kantor Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Sumatera Utara, pada Senin (21/11/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI - Pada Senin (21/11/2022) kemarin, sejumlah mahasiswa demo ke Pemko Binjai menyoroti adanya dugaan prostitusi di Hotel Graha Kardopa atau Hotel GK di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai.

Setelah Tribun-medan.com memberitakan aksi demo mahasiswa itu, manajemen Hotel GK melayangkan surat bantahan bernomor 003/GK/UM/XI/22.

Namun, dalam surat bantahan itu, tidak dimuat apa yang hendak dibantah oleh Hotel GK.

Baca juga: Mahasiswa Gruduk Kantor Wali Kota Binjai, Minta Usut Dugaan Prostitusi di Hotel GK

BPKPAD Kota Binjai datangi pengusaha Hotel GK pada awal Oktober 2022 lalu.
BPKPAD Kota Binjai datangi pengusaha Hotel GK pada awal Oktober 2022 lalu. (TRIBUN MEDAN/HO)

Baca juga: Selebgram DN Ditangkap Prostitusi Online, Video Davina Novira 18 Detik Viral Ditonton Jutaan Kali

Guna kepentingan perimbangan berita, Tribun-medan.com lantas menghubungi Pimpinan Hotel GK, Tiorida Simanjuntak.

Saat dikonfirmasi, Tiorida justru menyuruh Tribun-medan.com menemuinya di Kota Medan. 

"Kita gak mau via telfon, kalau kamu perlu berita itu, kamu datang ke sini wawancarai saya," ujar Tiorida, Selasa (22/11/2022).

Tribun-medan.com lantas menjelaskan, bahwa awak media bertugas di Kota Binjai.

Baca juga: Selebgram Diciduk Terlibat Prostitusi Online, Ngaku Pasang Tarif 2 Juta, Dipotong Mucikari 200 Ribu

Namun, Tiorida mengatakan dirinya tidak sempat ke Kota Binjai.

"Tadi barusan ada wartawan juga yang baru datang wawancara di sini. Kamu yang ke Kota Medan, saya enggak sempat ke Kota Binjai," ujar Tiorida.

Disinggung mengenai demo mahasiswa yang menyebut bahwa ada dugaan prostitusi di Hotel GK, Tiorida lantas memberikan pernyataan menohok. 

"Mahasiswa cuma delapan ekor kan? Itu kita keberatan sesuai dengan surat keberatan kita itulah," sambungnya. 

Terpisah, sejumlah mahasiswa yang sempat melakukan demo ke Pemko Binjai mengatakan adanya dugaan prostitusi di Hotel GK berangkat dari temuan di lapangan.

Baca juga: TERUNGKAP Selebgram Viral Inisial DN dan PI, Tertangkap Razia Prostitusi di Hotel, Dijual Muncikari

Saat itu, mereka menemukan adanya seorang wanita yang aktif menggunakan aplikasi MiChat. 

Lalu, mereka mengajak sang wanita ini ngobrol.

Di tengah percakapan, ternyata wanita ini menyediakan jasa open booking (BO) jasa syahwat di Hotel GK Jalan Sultan Hasanuddin.

Tarif open BO sang wanita di Hotel GK disebut mencapai Rp 800 ribu full service. 

Baca juga: 5 Mucikari Prostitusi Anak di Bawah Umur Ditangkap Polisi, Para Bocah-bocah Dikumpulkan di Hotel

Dalam percakapan via pesan aplikasi itu, sang wanita mengatakan bahwa bosnya adalah pemilik Hotel GK

"Aku tuh bukan kerja sendiri syg, aku kerja sama bos ku. Dia kontak aku dua tahun. Sampai aku bisa melunasi hutang ku sama dia Rp 20 juta," tulis wanita bookingan melalui aplikasi tersebut. 

Dalam percakapan via aplikasi itu, sang wanita menyertakan foto dan video Hotel GK.(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved